5 Tantangan Berat Ikut Tren 'Kabur Aja Dulu', Yakin Mau Ikutan?

Tren '#KaburAjaDulu' mungkin terdengar menggiurkan. Tapi apakah segampang itu 'kabur' ke luar negeri? Berikut 5 tantangan beratnya!
Media sosial emang tempatnya tren-tren aneh bermunculan. Nah, salah satunya tren "#KaburAjaDulu" yang sekilas, kayaknya keren banget, ya? Tapi, apa beneran begitu?

Faktanya, tren ini muncul akibat keresahan banyak orang, terutama anak muda, terhadap kondisi Indonesia saat ini. Mulai masalah ekonomi hingga tekanan hidup modern.

Hasilnya, banyak orang merasa "mentok" dan ingin mencari jalan keluar dari masalah tersebut dengan cara kabur ke luar negeri. Tapi, apakah kabur adalah solusi terbaik? Sebelum ikut-ikutan, yuk, kita bahas dulu 5 tantangan berat yang mungkin kamu hadapi.

1. Masalah Finansial: Dompet Bisa Jebol, lho!

unsplash.com/@stereophototyp
Kabur ke tempat baru butuh uang? Hehee, ngga usah ditanya. Tiket pesawat, biaya hidup di tempat baru, dan kebutuhan tak terduga lainnya, pastinya memerlukan biaya, kan. Apalagi kalau kamu belum punya pekerjaan tetap di sana.

Jangan cuma mikirin enaknya, lho ya. Coba hitung dulu berapa biaya yang kamu keluarkan untuk hidup layak di tempat tujuan. Cari tahu harga sewa tempat tinggal, biaya makan, transportasi, dan lain-lain. Jangan sampai kamu malah terlunta-lunta di negeri orang karena kehabisan uang. Sebagai contoh, kerja ke Jepang membutuhkan biaya mulai dari 20 juta, lho.

Selain itu, tidak semua pekerjaan di luar negeri memberikan gaji yang besar. Ada beberapa pekerjaan yang gajinya hampir sama dengan pekerjaan yang ada di Indonesia. Jadi harus pandai-pandai mencari informasi.

2. Adaptasi Budaya: Kaget dan Kesepian Itu Pasti!

unsplash.com/@timmarshall
Tantangan lainnya, tentunya kamu harus siap beradaptasi dengan lingkungan, bahasa, dan orang-orang baru. Ini bukan perkara gampang, lho, apalagi kalau kamu orangnya susah bergaul.

Rasa kangen rumah dan kesepian pastinya akan menghantui. Terus, "culture shock" di awal-awal kepindahan juga akan mengganggu. Oleh karena itu, penting untuk mencari komunitas atau teman baru yang bisa mendukungmu di sana.

Disamping itu, kamu juga harus siap menghadapi diskriminasi atau perlakuan berbeda karena statusmu sebagai orang asing. Apalagi kabar diskriminasi di luar negeri semakin sering diberitakan.

3. Masalah Legalitas: Jangan Sampai Jadi Imigran Ilegal!

unsplash.com/@corinnekutz
Perlu diperhatikan, urusan visa dan izin tinggal itu juga cukup meribetkan. Apalagi sifatnya memang harus diperbaharui tiap jangka waktu tertentu. Jangan sampai kamu nekat kabur tanpa dokumen yang lengkap, lho. Kamu bisa kena masalah hukum dan dideportasi.

Sebelum berangkat, cari tahu dulu persyaratan visa dan izin tinggal di negara tujuan. Pastikan kamu memenuhi semua persyaratan sebelum berangkat. Jangan percaya sama calo atau agen yang menawarkan jalan pintas, karena itu bisa jadi penipuan.

Kemudian, perlu di ingat, bahwa beberapa negara memiliki peraturan yang sangat ketat terhadap orang asing.

4. Karier dan Pekerjaan: Persaingan Ketat Menanti!

unsplash.com/@maicoamorim
Mencari pekerjaan di negara orang itu nggak semudah bayangan kita. Sebagai imigran, kamu juga akan bersaing dengan orang-orang lokal dan orang asing lainnya. Apalagi kalau kamu belum punya pengalaman kerja yang mumpuni. 

Bahkan, ada beberapa negara memiliki peraturan yang memprioritaskan warga negaranya untuk mendapatkan pekerjaan.

5. Mental dan Emosional: Jangan Sampai Stres!

unsplash.com/@micheile
Faktanya, kabur dari masalah bukan berarti masalahnya hilang, kan. Kamu tetap harus menghadapi masalah-masalah baru di tempat barumu nanti. Alih-alih pulang membawa kesuksesan, justru kesehatan mentalmu yang akan terganggu.

Tidak hanya itu, ngga semua orang cocok dengan gaya hidup nomaden. Jadi, pikirkan baik-baik sebelum memutuskan 'Kabur Aja Dulu', yaa.

Tren "#KaburAjaDulu" memang terdengar menggiurkan, tapi jangan sampai kamu terjebak dalam ilusi. Kabur dari masalah bukanlah solusi instan. Karena ada banyak tantangan berat yang harus kamu hadapi di tempat baru, lho.

Ingat, setiap pilihan pasti ada risikonya. Jangan sampai kamu menyesal di kemudian hari karena keputusan yang terburu-buru.

Gambar cover: unsplash.com/@grstocks

Posting Komentar