Bayangin deh, lagi kerja jadi reseller, eh tiba-tiba jadi target pembunuhan?! Whaat?
Nah film Jepang berjudul Cloud, menyajikan cerita diluar nalar tentang kondisi yang tak pernah terpikirkan itu. So, gimana respon saya setelah menonton. Yuk, simak penjelasan saya berikut ini.
Daftar isi
1. Profil Film Jepang Cloud (2024)
![]() |
| Poster Film Cloud クラウド. ©Cloud クラウド |
| Nama | Tentang |
|---|---|
| Judul | Cloud |
| Jepang | クラウド (dibaca Kuraudo) |
| Genre | Psikologi, Thriller, Misteri |
| Rating Konten | 17+ (Saran Saya) |
| Durasi |
123 menit |
| Saluran |
- |
| Tanggal Tayang |
30 Agustus 2024 |
| Penulis Naskah |
Kiyoshi Kurosawa |
| Sutradara |
Kiyoshi Kurosawa
|
| Perusahaan Produksi |
|
2. Pemeran dan Karakter Film Jepang Cloud (2024)
![]() |
| Atas kiri ke kanan: Yoshii, Akiko, Sano Bawah kiri ke kanan: Miyake, Takimoto, Muraoka. ©Cloud クラウド |
Tokoh Utama
- Ryosuke Yoshii (diperankan oleh Masaki Suda)
Ryosuke Yoshii adalah pria biasa yang bekerja sebagai pekerja pabrik sambil menjalankan bisnis sampingan, sebagai reseller daring dengan nama samaran "Ratel."
Yoshii adalah karakter yang penuh kontradiksi. Di satu sisi, ia tampak sebagai pekerja keras yang ingin memperbaiki hidupnya, tetapi di sisi lain, ambisinya untuk meraup keuntungan besar melalui cara-cara licik menunjukkan sisi gelapnya.
Tokoh Sampingan
- Akiko (diperankan oleh Kotone Furukawa)
Akiko adalah kekasih Yoshii, yang menjadi pendamping sekaligus cermin emosional baginya. Ia digambarkan sebagai sosok yang realistis, sering kali menjadi suara akal sehat di tengah keputusan-keputusan berisiko yang diambil Yoshii.
Akiko seolah menjadi representasi dari kehidupan "normal" yang Yoshii coba pertahankan di tengah kekacauan yang ia ciptakan.
- Sano (diperankan oleh Daiken Okudaira)
Sano adalah asisten Yoshii selama bekerja sebagai reseller, dan menjadi bagian dari lingkungan daring atau dunia nyata yang mulai bercampur. Niat dan tindakannya dalam mendukung Yoshii benar-benar sulit ditebak.
- Miyake (diperankan oleh Amane Okayama)
Miyake tinggal di sebuah internet kafe. Dia hadir dengan kesadaran setengah-setengah, sebagai tokoh nanggung yang hanya ingin mengganggu Yoshii sebagai bentuk pelampiasan.
- Bos Yoshii - Takimoto (diperankan oleh Yoshiyoshi Arakawa)
Takimoto, seorang manajer pabrik yang tampaknya sederhana namun memiliki pengaruh signifikan dalam kehidupan profesional Yoshii. Kehadirannya membawa guncangan hebat dalam kehidupan reseller itu.
- Muraoka (diperankan oleh Masataka Kubota)
Muraoka adalah kakak kelas Yoshii di SMK. Dia juga yang mengajak Yoshii berkecimpung di industri digital. Hubungannya dengan Yoshii semakin memburuk hingga membawanya pada titik tak terelakkan.
3. Sinopsis Film Jepang Cloud (2024)
Film ini mengisahkan seorang pria biasa yang menjalani kehidupan sehari-hari sebagai pekerja pabrik sambil menjalankan bisnis sampingan sebagai penjual kembali barang secara daring (reseller).Dengan nama samaran "Ratel," Yoshii membeli barang murah dan menjualnya dengan harga tinggi, menjalani rutinitas yang tampaknya sederhana namun penuh ambisi untuk meraih keuntungan lebih.
Kehidupannya yang tampak terkendali mulai terganggu ketika serangkaian kejadian misterius dan mengancam muncul, mengguncang keseimbangan antara dunia nyata dan dunia maya yang ia jelajahi.
![]() |
| Cuplikan Film Jepang Cloud (2024). ©Cloud クラウド |
4. Review Nonton Film Jepang Cloud (2024)
Apakah film ini layak menjadi teman nontonmu? Yuk ikuti komenan saya berikut yaa...
4.1 Film 2 Jam, Apakah sebanding dengan waktu kita?
Bagi saya, CUKUP. Tapi...Ini akan sangat membosankan bagi non penggemar film 'unik', dengan alur yang bikin bertanya-tanya arahnya. Alias film membingungkan.
Malah, saya pikir sebagian orang akan merasa film ini gajelas!
Sebenarnya film ini bagus, tapi entah kenapa saya tetap tidak bisa memberikan nilai tinggi.
Satu sisi saya merasa adrenalin saya terpacu dan dibuat bertanya-tanya setiap detiknya, terhadap mau dibawa kemana arah ceritanya.
Namun disisi lain, saya merasa kayak "Tadi abis nonton apa sih?", saking anehnya alurnya bagi saya.
Makanya, saya bilang ini 2 jam yang cukup sebanding.
4.2 Berisi Ambiguitas: Seolah saya 'dicuci otak'
Hah? Dicuci otak? Ga salah?
Nah itu...beneran saya merasa begitu!
![]() |
| Cuplikan Film Jepang Cloud (2024). ©Cloud クラウド |
Titik 'dicuci otak' mulai menghantui saya setelah dibuat berpikir keras terhadap makna judulnya "CLOUD".
Apakah maksudnya semacam penyimpanan di internet, atau makna jelas yang berarti awan?
Kemudian saya disuapi dengan perjalanan tokoh Yoshii yang ingin sukses menjadi reseller, tapi keputusannya terbilang mendadak. Dan dia ini karakternya kek pendiem banget gitu.
Selepas itu kejadian diluar nalar pun terjadi. Film yang awalnya kayak drama kemiskinan berubah menjadi horor dan thriller mencekam.
Nah kejadian diluar nalar itu, bikin saya merasa "Berlebihan banget sih itu buat Yoshii". Saya sepakat Yoshii ini salah. Tapi perlakuan dan pembalasan yang dia terima kayak ga ngotak ria.
Lebih anehnya lagi...
Meski adegan demi adegan terus mengerikan, berpacu dengan tembakan bahkan pembunuhan, saya malah tertawa. Ini seperti saya tertawa karena ceritanya yang absurd, juga emang tokohnya rada-rada arah pikirannya.
Moral saya pun semakin diuji saat saya membodoh-bodohkan tokoh yang tak kunjung membun-bun. Dan sangat senang saat tokoh lain spontan 'menghantam' satu sama lain.
Itulah yang akhirnya bikin saya merasa dicuci otak.
Sepakat namun tak sepakat dengan apa yang saya lihat.
Makanya, saya merasa film ini berhasil membawa saya masuk pada aura kebingungan, keanehan, komedi, dan kegelisahan dalam CLOUD.
4.3 Bagian Terbaik: Penggambaran tokohnya
Ini paling EPIK!Sepanjang film saya terus dibuat nebak arah pikiran tokohnya. Mereka ini seperti lempeng ga ada semangat hidup, alias gloomy abu-abu gitu. Hampir semua tokohnya gitu.
Jadi, saya susah nebak, apa mau mereka, niat mereka.
Namun, penggambaran tokoh itu sangat berhasil menggiring aura 'unik' dari film yang fokus pada genre psikologis ini.
Dan itulah yang bikin filmnya kerasa horor. Karena terornya itu manusia...sekali lagi MANUSIA.
4.4 Kurang Saya Suka, mungkin kamu juga
Nuansa keambiguan yang saya rasakan.Meski itu juga kelebihan filmnya, tapi hal ini akan sangat tidak nyaman untuk sebagian penonton. Apalagi yang belum pernah nonton film sejenis CLOUD.
Selanjutnya, sisi mudah ditebak di beberapa titik membuat film ini kurang berkesan.
Terlebih, bagian awalnya sangat intens dengan horor, malah akhirnya cenderung ke penyelesaian asal-asalan. Sehingga, film ini seolah tidak matang dan dibuat setengah-setengah.
Lebih-lebih lagi,
Saya merasa dana film ini sangat minim. Terutama untuk pemilihan latarnya, terkhusus bagian akhir. Sudut kameranya sangat sederhana, yang justru itu sangat menurun dibandingkan bagian awal film.
Jujur saja, meski filmnya terkesan sederhana, bagian awal sinematiknya dibangun dengan SANGAT BAIK. Makanya saya merasakan ketegangan dan kengerian ekstra.
Eh malah di akhir, sinematiknya menurun dan endingnya "Ah udah gitu?"
4.5 Tokoh Paling Memukau!
Yoshii oleh Masaki SudaEntah kenapa karakternya sangat unik bagi saya. Mungkin juga cukup relate untuk banyak orang.
Soalnya si Yoshii ini hidupnya ga mudah. Kerja juga demi mendapatkan kebahagiaan hidup, yaitu kekayaan. Dan hidupnya yang keras akhirnya mendorongnya untuk berjuang melakukan banyak hal.
Ambisinya untuk menjadi kaya membuat saya relate. Namun relatenya itu ke arah keinginan untuk mencapai tujuan dengan sungguh-sungguh dan terencana. Bukan maksudnya mau niru caranya yang curang yaa. Hehee.
Tokoh Yoshii ini, saya pikir juga akan cocok dengan banyak orang. Yaitu keadaan dimana kita lelah banget dengan hiruk pikuk kehidupan sosial, apalagi berjuang untuk sesuap nasi. Makanya si Yoshii keliatan kayak tidak berenergi menjalani hidup, namun enggan juga menyerah.
Sano oleh Daiken Okudaira
Serius! Saya ga paham arah pikiran Sano!
Bahkan sampe filmnya abis.
Tokoh ini beneran bawa anomali di filmnya. Dan dialah yang bikin saya berpikir keras sepanjang nonton film. Terutama motif utamanya melakukan berbagai tindakan sepanjang CLOUD.
Dia nih kek baik, tapi lempeng banget waktu nyakitin orang. Diluar nalar lah pokoknya. Kemunculannya di akhir pun bikin pusing tujuh keliling.
4.6 Pesan Film Cloud
- Keadaan di dunia maya pengaruhi langsung dunia nyata
Saya merasa film CLOUD ingin menyampaikan bahwa tindakan kita di media sosial bisa membawa petaka nyata yang tidak terduga.
Selain itu, CLOUD juga menunjukkan kritik tajam pada akun anonim, yang menjadi sumber gelap segala masalah di internet.
Tindakan sewenang-wenang lewat akun anonim itulah yang akhirnya mendorong CLOUD untuk 'menakut-nakuti' penonton pada dampak nyata yang harus direnungkan.
5. Kesimpulan Nonton Film Jepang Cloud (2024)
Film thriller psikologis yang menyajikan cerita dampak nyata diluar nalar karena tindakan jahat anonim di internet.![]() |
| Cuplikan Film Jepang Cloud (2024). ©Cloud クラウド |
Cerita: 7.8/10. Cukup berat, karena menggabungkan elemen ambiguitas dari moral yang dipertanyakan. Tekanan psikologis dalam filmnya terasa nyata.
Sinematik: 8/10. Berhasil bikin tujuan psikologis sinemator mempengaruhi saya. Namun kurang berkesan di bagian akhirnya.
Penokohan: 10/10. Sangat bagus. Bagian paling saya suka. Penggambaran tokoh yang membuat tidak nyaman, suram, dan susah ditebak, menjadi daya tarik utama CLOUD.
Akting: 9/10. Sangat bagus. Apalagi menyampaikan kesan 'aneh', suram, dan menakutkan dari sisi manusia.
Keseluruhan: 7.8/10. Film ini cocok untuk hiburan saja. Terutama untuk pecinta misteri, psikologi, dan thriller. Pesannya tersirat dan cukup sulit dipahami.
Tapi...saya merasa banyak orang bisa mencobanya.









Posting Komentar