5 Alasan Gen Z Tak Pikir Panjang Habiskan Uang untuk Jajan, Kamu Juga?

Rasanya jajan ngga bisa dipisahkan dari Gen Z. Mereka seperti mudah aja habisin uang untuk jajan. Tapi kenapa ya? Berikut 5 alasannya.
Jajan, jajan, dan jajan. Mungkin itulah isi pikiran Gen Z disamping pekerjaan yang menggunung dan pikiran "Kapan aku nikah?". Sepakat?

Generasi yang tumbuh besar di era digital ini memang punya gaya hidup yang unik, apalagi soal makanan. 

Mereka dikenal nggak pernah mikir panjang buat ngabisin uang demi jajan atau beli makanan. Kenapa ya? Yuk, kita cari tahu!

1. Cara mudah memberikan self reward dan mengurangi stres

Ilustrasi makanan manis menurunkan stres. pexels.com/@beyza-yalcin-153182170/
Apa cara paling mudah untuk melepas stres? Benar, makanan adalah jawabannya. 

Mulai dari tugas kuliah, kerjaan, sampai tuntutan media sosial, makanan menjadi pilihan termudah untuk semua generasi menghilangkan stres, kan.

Khususnya untuk Gen Z, makanan bukan sekedar melepaskan stres, tapi juga untuk memberikan self reward. Yaitu tren gaya hidup untuk memberikan hadiah pada diri sendiri setelah mencapai sesuatu.

Dan apa hadiah yang paling gampang dan menyenangkan? Tentu saja makanan! 

Jajan makanan enak bisa jadi pelarian sejenak dari rutinitas yang bikin penat. Selain itu, makanan juga bisa meningkatkan mood dan bikin kita merasa lebih bahagia.

Jadi, buat Gen Z, jajan bukan cuma soal ngisi perut, tapi juga soal menjaga kesehatan mental.

2. Gaya hidup instan dan kemudahan akses makanan 

Ilustrasi mudahnya akses makanan dengan GoFood. gojek.com
Kehidupan yang serba cepat dan mudah sudah tidak bisa lepas dari keseharian Gen Z, bahkan sejak mereka masih muda.

Mereka tumbuh di industri digital yang memberikan berbagai kemudahan akses, termasuk mendapatkan makanan. 

Contohnya GoFood, GrabFood, ShopeeFood, Traveloka Eats, Kulina, Happy Fresh, yang memudahkan mereka untuk memesan makanan kapan saja dan di mana saja.

Kemudahan ini mendorong mereka untuk lebih sering memesan makanan, bahkan untuk hal-hal kecil seperti camilan, lho. 

Meskipun menjadi kebiasaan hidup instan yang kurang baik, namun ini menjadi penyebab penting Gen Z tak pikir panjang menghabiskan uang untuk jajan.

3. Gen Z mementingkan pengalaman dari segalanya: mencicipi dunia lewat rasa!

Ilustrasi Gen Z selalu mencari pengalaman baru yang berkesan, termasuk jajanan. pexels.com/@shkrabaanthony/
Sadar nggak? Bagi Gen Z, pengalaman lebih penting daripada memiliki barang-barang. 

Dibandingkan generasi sebelumnya, mereka cenderung memilih pengalaman yang menciptakan kenangan indah. Apalagi didukung dengan slogan YOLO (You Only Live Once), kan.

Nah, salah satu bentuk pengalaman yang paling menyenangkan adalah pengalaman kuliner. 

Mencoba makanan baru, mengunjungi kafe kekinian, atau mengikuti festival makanan, adalah cara Gen Z buat mengeksplorasi dunia dan menciptakan kenangan indah. 

Bagi mereka, pengalaman kuliner adalah bentuk hiburan dan investasi dalam diri sendiri.

4. FOMO Tren Makanan Kekinian!

Ilustrasi Gen Z FOMO minuman segar yang sehat. pexels.com/@polina-tankilevitch
"FOMO" atau "Fear of Missing Out" adalah momok yang menghantui kebanyakan Gen Z. 

Mereka takut ketinggalan tren atau pengalaman yang sedang populer di media sosial. Siapa gini? Cung tangan!

Nah, tren makanan adalah salah satu tren yang paling sering bikin Gen Z "FOMO". Mereka pengen banget nyobain makanan atau minuman yang lagi viral di media sosial, biar bisa ikut eksis dan dibilang kekinian.

Hal ini dapat mendorong mereka untuk menghabiskan uang untuk jajan atau membeli makanan agar tidak ketinggalan tren dan merasa diterima dalam kelompoknya.

5. Kemudahan cara membayar, tinggal scan aja

Ilustrasi mudahnya akses pembayaran makanan di era sekarang. pexels.com/@helenalopes/
Di samping kemudahan akses makanan, kemudahan cara pembayaran juga menjadi penyebab Gen Z sangat mudah menghabiskan uang untuk jajan. 

Contohnya tersedianya GoPay, ShopeePay, Dana, OVO dan segala perintilannya, bikin Gen Z makin gampang buat jajan. 

Dengan sekali klik, makanan favorit langsung bisa dipesan dan dibayar. Apalagi, saat ini semakin banyak promo dan diskon yang ditawarkan oleh aplikasi-aplikasi tersebut.

Alhasil, kemudahan akses pembayaran ini, dipadukan dengan budaya konsumtif di media sosial, menciptakan lingkungan yang terlalu asik bagi Gen Z untuk menghabiskan uang demi makanan tanpa pikir panjang, kan.

Jadi, itulah 5 alasan kenapa Gen Z doyan banget jajan. Mulai dari "self reward" sampai "FOMO", ada banyak faktor yang memengaruhi kebiasaan mereka. Tapi, ingat, jajan boleh-boleh aja, asal jangan sampai bikin dompet jebol, yaa.

Foto Sampul: unsplash.com/@kobbymendez

Posting Komentar