Kesan Pertama Drama Korea True Beauty (2020)

Pahit! Tapi Realitas - Visual Jadi Nilai Utama
True Beauty merupakan serial Korea Selatan yang mengangkat tema kecantikan dan remake webtoon berjudul sama, True Beauty (The Secret of Angel). Serial ini tayang di Korea Selatan sejak 9 Desember 2020. Rating pemirsa 15 tahun keatas. Para orang tua atau kakak-kaka bijak ya.

Moon Ga Young, Cha Eun Woo, Hwang In Yeop, dan Park Yoo Na didapuk sebagai pemeran utama. Sementara Kim Sang Hyub menjadi sutradara dari serial yang trending di Indonesia semenjak episode perdananya.

Setelah melakukan penyelidikan nih gengss. Eaa. Saya menemukan fakta menarik bahwa sutradaranya ternyata pernah mengambil proyek serial yang good banget. Beberapa diantaranya, The King in Love, Glamorous Temptation, Extraordinary You dan Dong Yi. Ga nyangka beliau ternyata menyutradarai Dong Yi yang popular di Indosiar dulu itu. Woow. Tetapi paling suka sama Extraordinary You. Kisah masa sekolahnya suka.

Gambar : Dok. tvN

Gambaran Awal

Kisah bermula semenjak Ju Kyung menemukan teknik merias dari youtube sehingga membuatnya menyandang status dewi di sekolahnya. Kisah romantis antara Ju Kyung dan seorang pria dingin yang mencintainya bukan dari visualnya, Lee Su Ho selanjutnya menjadi perkembangan karakter. Su Ho sendiri merupakan seorang dengan visual luar biasa, pintar, dan berasal dari keluarga berada. Paling penting dia cuek tapi sebenarnya berhati lembut.

Mereka berdua saling bertemu dan berbagi rahasia sehingga munculah benih kasih diantaranya. Mampukah Su Ho menyadarkan Ju Kyung dari kecantikannya yang sebenarnya? Selain itu persaingan cinta antara Su Ho (Cha Eun Woo) dan Seo Jun (Hwang In Yeop) tak dapat dihindari. Bagaimana kisah mereka semua selanjutnya? 

Kesan Pertama

Saya rasa alurnya mirip versi webtoon. Akan tetapi ketika menonton secara keseluruhan episode 1 berasa ada feel yang bikin nuansanya beda dengan komik. Seolah kita digiring menuju fase cerita yang fresh. Mungkin karena selama baca webtoon hanya membayangkan. Sedangkan live action kan liat gimana tingkahnya. Jadi keliatan…hmmm…gimana ya bilangnya. Hampir mirip sama bayangan saya pas baca, tapi sedikit lebih baik dari khayalan.

Sejujurnya ga begitu suka dengan tema yang mengandung diskriminasi terhadap visual seseorang. Apalagi rasa minder yang berlebihan terhadap kondisi fisik. Tapi balik lagi sih. Setiap orang punya penilaiannya masing-masing. Ga boleh baper berlebihan. Nikmati sebagai sedikit hiburan.

Kenapa jelek itu identik dengan make kacamata? Kayaknya Ju Kyung dimasa kecilnya ga keliatan jelek kok. Malah manis kalau pendapat pribadi saya. Mungkin karena pemilihan kacamata dulu yang bentuknya lingkaran gitu. Jadi entah sejak kapan menjadi patokan terhadap anak culun.

“Aku menyadari bahwa aku lebih dekat dengan tokoh utama yang terlahir dengan wajah terkutuk.” Kata Ju Kyung. Saya sadar dari pernyataan itu muncul dari lingkungan sekeliling Ju Kyung. Padahal saya pribadi tidak menemukan kekurangan lain dari Ju Kyung selain wajah yang sedikit butuh perawatan. Tangan, kaki, badan dan semuanya masih utuh dan tiada cacat sama sekali.

Kembali lagi. Melalui karya ini diingatkan untuk syukur dengan keadaan saya. Daripada fokus pada kekurangan. Melihat kelebihan kita akan menjadi lebih baik. Setidaknya untuk diri saya sendiri. Tetapi dengan kekurangan itu, Ju Kyung berusaha mencari tahu untuk berubah. Good Job.

Adegan Ju Kyung njatohin komik horornya terdengar musik rock. Batin saya. “Hmm Ju Kyung banget ini.” Wkwkwk

Awalnya saya ga pengen nonton karena sudah menebak aktingnya Cha Eun Woo. Adegan lucunya menarik sih. Moon Ga Young akting dengan baik sekali. Bagian pertemuan Ju Kyung dan Soo Ho di sekolah baru apalagi di Komik Pengeran bikin penasaran apa lanjutkan kisahnya. Soalnya dulu sempat jadi pengemar kisah The Secret of Angle. Tapi kayaknya bakal lanjutin ke episode 2.

Ini cuman perasaan saya atau emang Cha Eun Woo suaranya jadi lebih berat yak. Selain itu, kayaknya suaranya di dubbing. Saya bilang begitu karena pernah nonton serial China yang Makai dubbing. Komen yah kalau saya salah.

Untuk akting, terkesan dengan akting Moon Ga Young. Kalau Cha Eun Woo, bukan maksud menghujat. Untuk sementara ini feel cuek dan dinginnya mirip dengan lakonnya di Gangnam Beauty. Tapi saya perlu lihat lebih jauh daripada hanya kesimpulan episode 1. Untuk Hwang In Yeop. Good job. Rasa cowok cuek bin cool berasa. Dia memerankan sosok Seo Jun hampir mirip dengan feel karakter di komik. Apalagi make up nya mirip dengan gaya Seo Jun.

Untuk genre romantis komedi merasa 1 jam 16 menit itu kepanjangan. Kurang padet jadinya. Kayak adegan dramatis mau lompat dari gedung salah satunya. Bisa dipotong beberapa menit.

Realitas di Indonesia? Bagaimana realitas True Beauty di negara kita tercinta ini? Mungkinkah masyarakat kita saat ini mulai mengarah pada pandangan bahwa visual menjadi poin dalam menilai karakter seseorang?

Posting Komentar