Serial “School KBS” sudah ada sejak tahun 90-an. Umumnya diperankan oleh artis pendatang baru.
Menurut rumor, kebanyakan artis yang pernah membintangi “School” sukses terkenal dengan proyek drama selanjutnya. Bisa dibilang sebagai serial ‘pencetak’ artis terkenal.
Misalnya Nam Joo Hyuk “School 2015”, Lee Jong Suk dan Kim Woo Bin “School 2013”, dan Kim Jung Hyun “School 2017”.
Terlepas dari rumor, serial “School KBS” selalu memberikan nuansa baru terhadap isu-isu yang berkembang di institusi pendidikan, terkhusus sekolah menengah.
Saya pribadi paling suka konsep “School 2015”. Sampai membuat saya percaya kalau Kim So Hyun kembar di dunia nyata. Hehee.
Berikut kesan pertama “School 2021”. Mungkin agak emosional, tapi mari ikuti pembahasannya. Saya sudah nonton episode 1-4.
Daftar Isi
- 1. Profil
- 2. Pemeran
- 3. Sinopsis
- 4. Pembahasan
- 5. MEREKA MUDA : Butuh Bimbingan
- 6. AKTING : Choo Young Woo, Kim Kang Min, dan Kim Yo Han
- 7. MASALAH : Setiap Orang Punya Porsinya
- 8. APRESIASI Untuk KBS2, Kalian Hebat!
- 9. Kesimpulan
- 10. Kelebihan
- 11. Kekurangan
- 12. Catatan Tambahan
- 13. Rating
1. Profil
Judul : School 2021
Hangul : 학교 2021 (Hakgyo 2021)
Genre : Sekolah, Drama, Masa Muda, Romantis, Komedi
Rating Konten : 15 Tahun Ke Atas
Durasi : 70 Menit
Total Episode : 16
Saluran : KBS2, Viki
Tanggal Tayang : 24 November 2021
Tayang Setiap : Rabu, Kamis
Penulis : Jo Ah Ra, Do Hee Seon
Sutradara : Kim Min Tae
2. Pemeran
Kim Yo Han sebagai Gong Ki-joon.
Cho Yi Hyun sebagai Jin Ji-won.
Choo Young Woo sebagai Jung Young-joo.
Hwang Bo Reum Byeol sebagai Kang Seo-young.
Jeon Seok Ho sebagai Lee Kang-hoon. Guru baru departemen arsitektur.
Kim Kang Min sebagai Ji Ho-sung. Teman dekat Gong Ki-joon. Talk active.
Seo Hee Sun sebagai Ko Eun-bi.
3. Sinopsis
Gong Ki-joon (Kim Yo Han) terpaksa berhenti dari mimpinya, menjadi atlet taekwondo. Padahal ia telah melalui proses panjang lebih dari sedekade.
Ia sempat cidera ketika mengikuti perlombaan. Tapi, bukan itu alasannya untuk berhenti dari mimpi yang mendarah daging.
Ki-joon kemudian memutuskan untuk melakukan cara-cara lain demi mendapatkan uang. Sembari menemukan mimpi baru untuk masa depan.
Dilain sisi ada Jin Ji-won (Cho Yi Hyun), Gadis berkepribadian kuat yang bercita-cita menjadi ahli kayu. Di usianya yang masih muda, tidak ada satupun hal yang membuatnya ketakutan. Dia akan memperjuangkan mimpinya sampai akhir.
Kemudian hari-hari Ki-joon dan Ji-won semakin ‘berwarna’ setelah seorang anak pindahan datang ke sekolah mereka. Namanya Jung Young-joo (Choo Young Wo). Tinggi diatas rata-rata, tampan bagai model, cuek. Pokok tipe cowok tsundere. Tapi dia juga ditakuti karena gayanya yang seolah preman.
Kedatangan Young-joo membawa kenangan lama. Yaitu rusaknya persahabatan Young-joo dan Gong Ki-joon.
Ada beberapa siswa juga yang bermasalah dengan perusahaan yang bekerja sama dengan perusahaan. Tapi ada ‘napas bau’ dari perusahaan itu.
4. Pembahasan
Cerita “School 2021” masih sama. Mereka mengangkat isu seputar dunia sekolah. Terutama korupsi, kolusi dan nepostisme. Ada juga cerita guru ngeselin yang sibuk jilat sana-sini vs guru baik yang punya kekuasaan kecil.
Apapun itu, tokoh dalam “School” selalu diberikan ujian berat dengan kondisinya masing-masing. Terutama perjuangan mereka untuk meraih impian.
Bagian romansa masa muda dipotretkan lebih awal dalam drama berepisode 16 ini.
Saya penasaran dengan kisah si kembar dalam drama “School 2021”.
5. MEREKA MUDA : Butuh Bimbingan
Pernah ngga kamu meneliti tentang kesehatan mental?
Saya mengalaminya beberapa waktu belakangan. Tapi saya sadar, harus sembuh dari itu mengingat usia saya yang seharusnya bisa mengatasi permasalahan mental.
Kamu pasti mengamati bahwa dijaman sekarang kesehatan mental sangat mendapatkan perhatian. Apalagi dikalangan anak muda.
Banyak sekali kasus nyawa melayang karena masalah itu. Salah satu penyebab utamanya adalah stress.
Kadang saya instropeksi diri dengan membandingkan kekuatan mental saya dengan orang lain yang masalahnya lebih pelik. Seperti orang tua saya yang dulu hidup lebih susah dari saya, tapi sangat bersemangat menjalani hidup. Untuk usia saya ini, saya memahami mereka dan ingin belajar. Kemudian menemukan sedikit cara untuk mengatasi.
Untuk usia saya, sudah barang tentu bertemu banyak orang dengan beragam karakternya. Termasuk jenis orang yang suka ‘makan teman’.
Namun anak muda kebanyakan masih polos dan belum mengerti tentang munculnya masalah mental. Apalagi di tengah sosial masyarakat yang semakin tinggi tuntutannya.
Memang benar mereka terlihat dewasa karena fisik mereka. Bahkan lebih besar dari orang dewasa umumnya.
Sayangnya kita lupa kalau usia mereka masih dibawah jumlah jari kaki dan tangan. Sehingga mereka butuh untuk dipahami dan diberikan pengertian saat mengalami tekanan yang begitu hebat.
Kita perlu menempatkan diri seusia mereka ketika berbicara. Bukan hasil perjuangan kita saat ini yang sudah paham dengan peliknya kehidupan.
Mereka menjadi fokus menarik terhadap baiknya kemampuan lakon. Ini pendapat pribadi ya.
Karena sejujurnya, saya cukup kurang suka dengan chemistry dan akting setiap pemeran “School 2021”. Rasa-rasanya mereka cukup canggung satu sama lain dan aktingnya belum ‘mengalir’ sesuai suasana.
Akan tetapi saya mulai menemukan kemenarikan lakon ketiga pemeran tersebut setelah masuk ke episode 3.
Choo Young Woo memukau saya dengan caranya memerankan Jung Young-joo. Siswa pindahan yang terlihat lebih garang dari gangster. Emosinya yang meledak ketika marah kepada Gong Ki-joon (Kim Yo Han) on poin.
Saya pernah menonton serial “To My Star” yang dibintangi Kim Kang Min.
Karakternya disana sangat berbeda dengan drama ini. Di “To My Star” dia lebih ke cuek. Sebaliknya disini dia menjadi tokoh yang ceria dan sangat aktif berbicara. Aktingnya menggunakan setiap sudut wajahnya sudah saya akui sejak drama “To My Star”.
Kim Kang Min menggambarkan karakter Ji Ho Sung teman Gong Ki-joon dengan baik. Salah satu mood booster di “School 2021”.
Untuk Kim Yo Han masih samar-sama bagi saya. Tapi ungkapan perasaan sedih yang menghantui karakter Go Ki-joon dipotretkan dengan baik olehnya. Matanya yang sembab dan lesu setiap kali mengingat rusaknya persahabatannya dengan Jung Young-joo membawa beberapa emosi sedih. Salah satunya adegan ketika dia memarkir sepeda sepulang sekolah dan bertemu Young-joo. Mereka membicarakan tentang kunci berbentuk seragam taekwondo.
Sebetulnya ada pemeran Kang Seo-young yang juga menarik perhatian saya. Tapi saya akan melihat lebih jauh untuk itu. Karakter yang cukup ‘menakutkan’ tapi baik.
7. MASALAH : Setiap Orang Punya Porsinya
Drama bergenre coming-of-age ini membuat setiap karakter utama mempunyai masalah yang pelik dan sering dianggap rendah oleh orang lain.
Dari karakter Gong Ki-joon, Jin Ji-won, Jung Young-joo, dan Kang Seo-yeong. Hanya Ji-won. Semua mempunyai masalahnya masing-masing.
Maksud saya menulis demikian, karena penulis ingin saya sebagai penonton merasakan ‘penderitaan’ yang tokoh utama alami. Sehingga “Waah…mereka masih muda, tapi sudah mengalami pahitnya kehidupan. Makanya karakter mereka menjadi xyz. Tidak secerah siswa pada umumnya.”
Cerita “School 2021” membuat saya kembali menerawang ke masa lalu tentang kesulitan menemukan tujuan hidup. Meskipun sekarang juga masih sama. Sangat sulit. Setidaknya bagi saya.
Dalam episode 1-4, ada kejadian yang membongkar kebenaran tentang kondisi sesungguhnya seseorang yang seriang dianggap baik. Poin paling pas adalah episode 4. “Setiap orang punya alasannya”.
Kita tidak bisa dengan mudah menceritakan masalah kita kepada orang lain. Sama dengan mereka, tidak menceritakan masalahnya karena punya pemikiran sendiri.
Apa yang kita lihat di sampul, bukan berarti sebenarnya.
Memahami orang lain adalah hal paling sulit sepanjang hidup saya. Pilihan terbaik bagi saya hanya sebaik mungkin untuk tidak melukai dan menjadi pendengar yang baik saat dibutuhkan.
8. APRESIASI Untuk KBS2, Kalian Hebat!
Mengamati industri hiburan Korea Selatan sering membuat saya salut dengan profesionalitas mereka. Meskipun saya yakin prosesnya sangat menyakitkan untuk beberapa orang.
Namun saya ingin mengungkapkan rasa salut kepada KBS2 yang telah berjuang keras membuat “School 2021” terwujud. Mereka berusaha keras menyelesaikan masalah, bukan menghindarinya.
Sebuah drama yang prosesnya lebih drama dari dramanya. Bener ngga?
9. Kesimpulan
Saya akan menyukai “Hakgyo 2021” karena begitu mengena terhadap perasaan saya ketika sekolah. Sesuatu yang melelahkan tentang masa depan dan keinginan untuk bermimpi.
Paling suka dengan akting Choo Young Woo, Kim Kang Min, dan Kim Yo Han. Mungkin ada celah dari akting mereka. Namun menantikan eksekusi mereka sebagai karakter dalam drama sekolah ini.
Ketika menonton, mungkin karena usia saya. Jadi ingin menasehati karakter dan kurang suka dengan sikap mereka yang tidak dewasa. Namun saya memahami bahwa dulu pernah mengalami fase itu. Saat kita kurang mempertimbangkan banyak hal dan jalan saja.
Benar adanya kalau anak SMA dan SMP jaman sekarang terlihat dewasa. Seperti adek saya. Namun saya lupa kalau mereka masih berusia belasan dan butuh bimbingan. Sehingga drama ini mengingatkan saya untuk bersikap lebih bijaksana ketika berhadapan dengan anak muda dengan tidak memandang remeh masalah yang mereka alami.
Mungkin masalah mereka terlihat sepele bagi kita. Tapi sangat berat untuk mereka yang baru mengalaminya.
Saya justru menantikan bagaimana hubungan romansa mereka semakin terbangun. Percintaan anak muda yang polos dan terkesan murni memang kelebihan dari drama sekolah.
Melihat kemajuan mereka untuk mencapai cita-cita juga akan sangat menyenangkan. Meskipun dalam kenyataan, setiap mimpi tidak semuanya tergapai. Tapi itulah istimewanya anak muda.
Mereka bisa bermimpi sesuka mereka. Kita juga bahagia ketika melihat kaum muda berjuang untuk diri mereka. Apalagi berjuang untuk khalayak banyak.
Terakhir apresiasi untuk KBS2 yang telah berjuang keras mewujudkan drama ini.
Pembahasan ini mungkin ribet dan tidak jelas. Tapi terima kasih sudah membaca.
10. Kelebihan
- Aktor muda bertalenta yang menarik untuk diamati lakon kedepannya.
- Nostalgia masa SMA, terutama untuk memahami anak muda sekarang.
- Memotivasi kita untuk semangat kembali seperti masa muda.
- Kembali belajar untuk tidak menilai orang dari sampulnya.
11. Kekurangan
- Beberapa dialog canggung.
- Akting beberapa pemeran kurang on poin. Secara pribadi guru perempuan yang menjadi ‘guru baik’.



Posting Komentar