Ulasan Drama Korea "The Red Sleeve" (2021) : Potret Hidup Kisah Cinta Selir dari Kasta Rendah

Ulasan Drama Korea "The Red Sleeve" (2021)

Sejak menonton trailer drama ini, detik itu saya sadar bahwa "The Red Sleeve" adalah drama kerajaan yang selama ini saya cari-cari.

Dan benar saja, drama ini sukses membuat saya ongoing mulai episode pertama dan kedua.
Kamu bisa baca kesan pertama disini.

Mungkin karena kemiripan cerita dengan "Dong Yi" jadi semakin suka mengikuti kisahnya.

The Red Sleeve sangatlah populer. Bahkan berulang kali trending di twitter selama masa penayangannya. Total episode yang semula 16, berubah menjadi 17 karena kepopulerannya.

Akhir episode mereka sukses meraih 17,4% nasional. MBC is back. Firee.

Berikut Ulasan "The Red Sleeve".
© MBC

Daftar Isi


1. Profil
Judul : The Red Sleeve

Hangul : 옷소매 붉은 끝동 (Otsomae Bulgeun Kkeutdong)

Genre : Romantis, Sejarah, Drama, Melodrama

Rating Konten : 15 Tahun Ke Atas (Saran)

Durasi : 70 Menit

Total Episode : 17

Saluran : MBC, Viu

Tanggal Tayang : 12 November 2021

Tayang Setiap : Jum'at, Sabtu

Penulis : Jung Hae Rin

Sutradara : Jung Ji In, Song Yeon Hwa

Adaptasi : Novel The Red Sleeve Cuff karya Kang Mi Kang

2. Pemeran
Lee Jun Ho (이준호) sebagai Yi San, Putra Mahkota Joeseon, Kemudian Raja Jeonjo. Terkenal akan kegalakannya kepada pelayan istana sejak menjadi putra mahkota. Ayahnya dianggap sebagai penjahat sehingga dia mengalami banyak tentangan untuk duduk di singgasana. Prioritas utamanya adalah menjadi raja yang baik untuk rakyatnya. Dia orang yang sangat rasional sehingga sulit melihat makna cinta yang tersirat.

Lee Se Young (이세영) sebagai Seong Deok-im. Dayang muda yang cerdas yang ahli dalam sastra, terutama tulisan tangannya sangat indah. Nantinya akan menjadi Selir Ui. Selir Raja Jeonjo. Cita-citanya adalah hidup bebas sesuai keinginannya. Bukan terkurung di dalam istana.

Kang Hoon sebagai Hong Deok-ro. Guru Yi San. Terlihat baik, tetapi patut diwaspadai. Dibalik wajahnya yang tampan, dia punya segudang rencana untuk menjatuhkan lawannya. Sejak masih muda dia telah berbohong kepada raja. Tetapi ketulusannya dalam memberikan loyalitas pada raja memanglah benar. Dia bertentangan dalam beberapa prinsip dengan raja.

Lee Deok Hwa sebagai Raja Yeongjo. Kakek Yi San. Aktor veteran yang melakonkan Raja Yeonjo dengan sangat baik. Dia raja yang sangat mengutamakan rakyatnya. Namun seiring waktu menjadi sensitif karena berbagai peristiwa kelam dalam hidupnya di masa lalu.

Jang Hee Jin sebagai Ratu. Pribadi yang bijak namun sulit menang dalam perdebatan. Dia tokoh yang sulit ditebak. Kadang mendukung, kadang menjatuhkan hingga titik terendah. Namun dia setia dalam menjaga nama baik kerajaan. Meskipun dia merasa kesepian terus terkurung dalam istana sejak masih muda.

Kang Mal Geun sebagai Ibu Yi San. Mempunyai luka dari kejadian masa lalu. Tidak ingin diam saja tanpa memberikan persiapan untuk menjaga putranya. Dia orang yang tegas dalam betindak. Apalagi kalau sudah terkait putranya.

Park Ji Young sebagai Kepala Dayang Jo. Kekuatan politiknya sangat besar. Alasan menjadi pemimpin para dayang bersumber dari rasa was-was akan masa lalu. Dia ingin memberikan kenyamanan pada dayang-dayang yang sering mendapatkan perlakuan buruk dari keluarga kerajaan. Padahal para dayang sudah mengabdikan hidup mereka untuk istana.

Jang Hye Jin sebagai Nyonya Dayang Seo. Guru Deok-im dan sangat dekat dengan anak didiknya, specially Deok-im. Orang yang jujur dan setia. Namun memilih diam atas berbagai hal kelam dalam istana.

Lee Min Ji sebagai Kim Book Yeon. Sahabat Deok-im. Paling konyol dari anggota persahabatan mereka. Sedikit lola. Hong Deok-ro adalah orang yang sangat dia kagumi dari segi ketampanan dan karismanya.

Lee Eun Saem sebagai Son Young Hee. Paling bijak. Dia orang yang paling tenang dari semua sahabat Deok-im. Dia terpaksa menjadi dayang istana demi memenuhi keuangan keluarga. Karakter yang menenangkan.

Han Yul Ri sebagai Baek Kyung-hee. Aktris ini memerankan karakter dengan sangat baik. Kyung-hee adalah karakter yang sangat cerdas, cekatan, lugas, elegan dan berwibawa. Saya sangat yakin kalau dia hidup di jaman modern, tidak ada yang bisa menghentikanya dari karir yang moncer. Dia orang yang sangat bertekad. Sekaligus sahabat yang luar biasa.

Oh Dae Hwan sebagai Kang Tae Ho. Pengawal Raja Jeonjo. Dia sangat kurang peka dan susah dalam mengingat. Tapi kesetiaannya tidak perlu diragukan.

Seo Hyo Rim sebagai Putri Hwa Wan. Diijinkan tinggal di istana karena ayahnya, Raja Yeonjo. Umumnya seorang putri harus meninggalkan istana selepas menikah. Dia sangat sombong karena kasih ayahnya. Aktris Seo memerankan putri Hwa dengan sangat baik.

Kwon Hyun Bin sebagai Jung Baek-ik. Sekertaris kerajaan. Putra adopsi Putri Hwa Wan. Bukan orang yang buruk seperti dugaan saya. Hanya kelihatannya menyeramkan.

Kim Yi On sebagai Putri Chung Yeon. Adik perempuan pertama Yi San.

Jo Seung Hee sebagai Putri Chung Seon. Adik perempuan kedua Yi San.

Ji Eun sebagai Kang Wol Hye. Senior Deok-im yang sudah dianggap kakak sendiri. Dia tidak pernah berniat menyakiti Deok-im.

Yang Byeong Yeol sebagai Sung Sik. Kakak Deok-im.

Lee Seol A sebagai Deok-im cilik. Dia memerankan Deok-im cilik dengan sangat baik.

Lee Joo Won sebagai Yi San cilik.

3. Sinopsis
Memotret perjalanan hubungan antara Raja Jeonjo dan Selir Seong Ui-bin.

Selir Seong Ui-bin alias Deok-im (Lee Se Young) telah menjadi dayang istana sejak masih belia. Selepas masa pembelajarannya dia ditugaskan menjadi asisten pribadi Putra Mahkota Yi San (Lee Jun Ho).

Sebelum Yi San menjadi Raja Jeonjo, banyak hal mengerikan terjadi kepadanya. Mulai kudeta, upaya pelengeseran hingga pembunuhan. Deok-im yang berumpah akan mengantarkan Yi San kesinggasana, melakukan banyak hal untuk membantu tuannya. 

Dia berjuang karena rasa loyalnya kepada kerajaan. 

Sementara itu Yi San adalah pribadi yang tidak begitu mengutamakan cinta selama dia bisa membawa kerajaannya menuju kemakmuran. 

Benturan antara kepribadian Yi San dan Deok-im yang saling bersikeras dengan jalan hidup mereka, membuat hubungan mereka sulit berkembang.

Akan tetapi Yi San alias Raja Jeonjo memang mencintai Deok-im, dan ingin membangun keluarga bersamanya. 

Karena itu dia beberapa kali membujuk Deok-im untuk menjadi selirnya.

Deok-im sangat paham bahwa menjadi selir, semua yang dimiliknya akan lenyap. Terutama kebebasannya akan terenggut.

Keduanya berjuang pada posisi masing-masing sembari berharap dapat menentukan pilihan hidup secara mandiri.

4. Pembahasan
Drama ini diproduksi dengan baik. Segi tata busana, musik, sinematografi, tata ruang, lakon dan alur cerita saling mendukung "The Red Sleeve".

5. GELOMBANG AKTING : Lee Jun Ho, Lee Se Young, Kang Hoon, Lee Deok Hwa dan Han Yul Ri
Mari kita kesampingkan Lee Se Young dan Lee Jun Ho. Mereka super sekali dalam melakonkan karakter mereka. Apalagi Lee Jun Ho. Untuk drama pertama tentang kerajaan, dia mengeksekusi karakter Yi San secara mendalam.

Kang Hoon pemeran Hong Dong-ro, mengejutkan saya dengan kemunculannya sebagai tokoh antagonis namun setia. Aktingnya sangat stabil sebagai penjahat dalam drama ini. Hal itu sangat menarik perhatian saya. Guru tampan tapi berbisa.

Hingga saya berpikiran kalau Kang Hoon memerankan karakter villain, akan sangat epik.

Saya pun tidak heran kalau Kang Hoon berhasil membawa piala Best New Actor dari MBC.

Yoo Deok Hwa memerankan Raja Yeonjo alias Kakek Yi San adalah hal yang luar biasa. Emosinya ketika menangis selama sidang kerajaan. Sangat jempolan. Keren banget.

Han Yul Ri memerankan teman Deok-im bernama Baek Kyung-hee. Dia gadis yang lugas sehingga sefrekuensi dengan Deok-im. Meskipun kalau dalam kesabaran masih lebih baik Deok-im. 

Potret Kyung-hee yang Yul Ri perankan berhasil menarik perhatian saya. Cara dia menjadi seorang gadis tegas dan keras kepala memang menarik dan perfect.

6. PEMIMPIN Harus Tahan Diri, Tahan Hati
Itulah kondisi sebenarnya sebagai pemimpin sejati.

Dia bagai berjalan seorang diri melawan banyak orang untuk memutuskan beragam hal.

Sekalipun kesakitan, dia tidak bisa menujukkannya. Posisi yang dia pegang membuat kesepian karena tidak seorangpun di kerajaan yang berani mendekatinya.

Rakyat juga hanya puas dengan seorang Raja yang mampu memimpin. Dan tidak begitu peduli dengan kebahagiaannya.

Tapi itulah tanggungjawab yang harus Yi San emban sebagai keluarga kerajaan yang hidup dari pajak rakyat.

7. DAYANG ISTANA : Deok-im Berhak Bahagia
Masa lalu menjadi pelajaran untuk masa kini.

Setiap orang berhak memiliki kebahagiaannya masing-masing. Dimanapun mereka berada, apapun kondisinya.

Tidak peduli kamu miskin atau kaya, tampan atau kurang tampan, pintar atau kurang pintar. Semuanya! Tidak terkecuali, mempunyai hak yang sama untuk menentukan kebahagiaan mereka.

Sudah bukan jamannya lagi seorang wanita harus menjadi 'burung dalam sangkar' yang harus terkurung dan penurut dalam setiap kesempatan

Selama kita, baik cewek ataupun cowok paham batasan yang wajar dilakukan dan tidak. Tidak akan ada masalah terkait emansipasi.

Karena kebahagiaan hanya pribadi kita masing-masing yang dapat menciptakannya.

Termasuk tokoh kesayangan kita Sung Deok-im. Dia sangat berhak bahagia. Huhuuu. Selalu sedih kalo ingat tokoh ini.

Bagian lebih sedih dari tokoh ini adalah cara dunia membuat Deok-im yang ceria menghilang disapu angin.

8. MBC : Drama Kerajaan is Back
Dulu MBC terkenal sebagai rajanya drama kerajaan. Hampir semua drama kerajaan yang populer berasal dari stasiun televisi ini. 

Sebut saja Dae Jang Geum, Dong Yi, Great Queen Seondeok, dan Moon that Embrace the Sun. Semua drama ini berhasil mencapai rating mencengangkan. Semuanya berhasil meraih rating 20% di Korea Selatan.

Namun, mulai tahun 2017-an. MBC mulai kalah saing dengan stasiun tv lain dalam pencapaian rating. Tidak seperti KBS yang masih mampu meraih rating tinggi karena drama akhir pekannya. MBC tidak punya drama itu. Umumnya bahkan tidak sampai 5-7%.

Sehingga sering kali stasiun tv ini dianggap kalah dalam pasaran.

Tapi di 2021, saya melihat mereka mulai bangkit lagi dengan perolehan rating tinggi dalam beberapa drama. Salah satunya "The Red Sleeve" yang masuk jajaran drakor berating tinggi tahun 2021.

9. ENDING : Kelihatan Baik, Tapi Penuh Luka

Drama ini memberikan ending yang saya katakan baik.

Namun, justru lebih menyakitkan untuk saya. Karena saya sangat sadar itu semua hanyalah sebuah khayalan dari kenangan masa lalu.

Ending itu lebih menyakitkan daripada membuat tokohnya mati.

10. Kesimpulan 
Sejak menonton dramanya, kita semua sadar bagaimana The Red Sleeve akan berakhir. Apalagi kalau kamu membaca kisah sebenarnya.

Saya senang penulis mengakhiri kisah dengan lebih rasional daripada memuaskan kebahagiaan untuk penonton.

Drama ini memotretkan kehidupan sia-sia para dayang istana yang seharusnya tidak terjadi lagi pada kaum wanita masa kini. Mereka berhak untuk bebas menentukan kehidupan mereka. Tidak harus menjadi seseorang yang penurut pada kaum pria. 

Setiap pemeran memberikan kontribusi besar dalam alur pembangunan cerita. Lee Jun Ho dan Lee Seo Young memberikan ikatan yang sangat kuat sehingga emosi mereka berhasil mengguncang penonton. Great job.

Saya sangat suka dengan drama kerajaan ini. Yang mana saya nobatkan sebagai salah satu drama kerajaan yang saya nanti-nantikan selama ini.

11. Kelebihan 
  • Akting pemerannya bagus semua. Terutama Lee Jun Ho, Lee Se Young, Yoo Deok Hwa, dan Kang Hoon.
  • Penataan musik terbilang pas sehingga membangun suasana setiap adegan dengan baik.
  • Chemistry Lee Jun Ho dan Lee Se Young mengalir bagai udara. Mereka sangat baik menjadi pasangan drama.
  • Penulis pintar dalam mengakhiri drama yang seolah berakhir baik. Nyatanya itu lebih menyakitkan.
  • Cerita mengalir begitu saja, karena kita sudah tahu bagaimana The Red Sleeve akan berakhir.
12. Kekurangan
  • Penulis mencoba memasukkan unsur komedi dalam episode akhir yang intensnya lebih ke melodrama. Jadi sedikit mengganggu. Namun tertutupi momen romantis antara Raja dan Selir Ui.
13. Catatan Tambahan
  • Bagi pecinta drama kerajaan. Saya sangat merekomendasikan The Red Sleeve. Tapi jangan terlalu berharap adegan manis. Genrenya melodrama.
  • Sebenarnya banyak hal yang saya sesalkan tentang perubahan karakter. Maksud saya bukan karena cerita jelek. Tapi kenyataan bahwa raja mesti memiliki waktu sedikit untuk selir, sangat menyedihkan. Walau saya memahami raja, tapi itu tetap memberikan luka.
  • Saya pengen mengucapkan 'terima kasih' pada dunia yang telah mengubah Deok-im yang ceria menjadi sedikit kelam menjelang kedewasaannya. Hanya berharap dia bahagia sepanjang episode. Dia gadis yang luar biasa dalam keloyalitasan.
14. Rating

5/5

Cerita  : 5

Sinematografi : 4

Akting : 5

Musik : 5

Tonton Ulang : 5

Posting Komentar