Ulasan Drama Korea "Sisyphus : The Myth" (2021) : Ide Menarik Perjalanan Waktu, Terlalu Ruwet

Ulasan Drama Korea "Sisyphus : The Myth" (2021) : Ide Menarik Perjalanan Waktu, Terlalu Ruwet

Salah satu drama paling kunantikan di 2021, karena ada Park Shin Hye, Cho Seung Woo dan topik tidak biasa. Sayangnya perjalanan cerita terlalu rumit. Tidak sesuai ekspektasi, lebih ke negatif.
Drama spesial Ulang Tahun JTBC yang stabil di 4%. Meskipun terlihat miris, tapi kenyatannya tidak semua drama dengan cast bagus akan mendapatkan perhatian yang besar pula. Jaman sudah sangat berubah. Yaa kan?

Kalau ingat "Sisyphus", aku teringat "The King Eternal Monarch". Keduanya sama-sama drama yang kerumitannya justru membuat orang tidak suka. Secara pribadi masih menyukai "The King" karena beberapa fakor. Salah satunya karakter Sisyphus yang tidak 'karuan'.

Rekomended? Cek Kesimpulan.


Ulasan Drama Korea "Sisyphus : The Myth" (2021)

Daftar Isi


1. Profil
Judul : Sisyphus : The Myth

Hangul : 시지프스: the myth (Sijipeuseu: the myth)

Genre : Thriller, Drama, Aksi, Misteri, Fiksi Ilmiah

Rating Konten : 15 Tahun Ke Atas

Durasi : 70 Menit

Total Episode : 16

Saluran : JTBC, Netflix

Tanggal Tayang : 17 Februari 2021

Tayang Setiap : Rabu, Kamis

Penulis : Jeon Chan Ho  ("Fates & Furies"), Lee Je In ("Fates & Furies")

Sutradara : Jin Hyeok ("City Hunter", "The Master's Sun", "Doctor Stanger", "The Legend of the Blue Sea")

2. Pemeran
Cho Seung Woo sebagai Han Tae Sul. Jenius engineer yang mampu membuat mesin waktu. Skill coding dia tingkat dewa. Perusahaanya sangatlah besar, CEO "Quantum & Time". Dia apatis terhadap sekitar, sombong, dan temperamen. Kakaknya adalah satu-satunya keluarga yang sangat ingin dia lindungi. Kalau bisa, dia ingin sekali lagi bertemu dengannya.

Park Shin Hye sebagai Kang Seo Hae. Perempuan dari masa depan yang mencari Han Tae Sul. Dia sangat percaya bahwa Tae Sul mampu menghentikan bencana di masa depan. Menembak, pertarungan fisik, dan bertahan hidup di situasi krisis adalah kemampuan utamanya.

Kim Byung Chul sebagai Seo Won Ju. Kenalan Han Tae Sul. Investor "Quantum & Time". 

Sung Dong Il sebagai Pak Park. Biasa dipanggil Presiden Park. Pemilik minimarket "Asian Mart" yang menjalankan bisnis khusus, mengunduh orang dari masa depan. Sosok temperamen yang kembali dari masa depan untuk menemukan seseorang.

Tae In Ho sebagai Eddie Kim / Kim Seung Bok. Sahabat karib Han Tae Sul. Aku menyayangkan banget sikap Tae Sul pada Eddie. Berasal dari keluarga berada yang mengantarkan Tae Sul ke kursi CEO. Sangat sering mengkhawatirkan Tae Sul, bahkan sepeninggal Han Tae San, kakak Tae Sul. Termasuk naif dalam mengambil keputusan. 

Chae Jong Hyeop sebagai Sun / Choi Jae Sun. Pegawai restoran masakan china. Orang pertama yang membantu Kang Seo Hae. Pemuda pekerja keras yang berjuang untuk menghidupi ibu dan adik perempuannya. Meski kelihatan berandal, dia cukup pengertian dan polos.

Jung Hye In sebagai Kim Seo Jin. Psikolog. Mantan Han Tae Sul. Wanita karir yang penuh impian.

Kim Jong Tae sebagai Kang Dong Gi. Ayah Seo Hae. Polisi yang serius dalam menangani setiap laporan. Sabar dan pengertian kepada keluarga.

Choi Jung Woo sebagai Hwang Hyun Seung. Kepala seksi 7 imigrasi. Menangani orang-orang yang datang dari masa depan.

Go Yoon sebagai Jung Hyun Ki. Agen baru di seksi 7, imigrasi.

Heo Jun Seok sebagai Han Tae San. Kakak Tae Sul yang menentang investasi ke "Quantum & Time". Mati secara misterius dan mengenaskan. Memiliki rahasia besar.

Jeon Gook Hwan sebagai Kim Han Yong. Ayah Seo Jin. Presiden "Quantum & Time".

Tae Won Seok sebagai Yeo Bong Seon. Dibandingkan disebut sebagai pengawal Han Tae Sul, dia lebih ke manajer. Sangat paham segala hal tentang bossnya.

Lee Yeon Soo sebagai Lee Eun Hee. Ibu Seo Hae.

Lee Shi Woo sebagai Bing Bing. Pegawai "Asian Mart". Temperamen sekali, bahkan kepada atasan. Sangat ahli dalam komputer.

3. Sinopsis
Han Tae Sul, engineer jenius harus berhadapan dengan petualangan berbahaya setelah nyawanya diincar oleh sosok misterius. Kang Seo Hae adalah gadis dari masa depan yang menyadari kejadian itu. Dia datang dari masa depan untuk menghentikan pembunuhan pada Tae Sul, karena menganggap bahwa hanya dialah yang mampu menghentikan bencana di masa depan.

Perjalanan mereka menjauh dari bahaya, justru membuat mereka semakin dalam terlibat rahasia besar tentang datangnya manusia dari masa depan.

4. Pembahasan
Drama yang kunantikan banget sebelum penayangannya. Terutama karena pemerannya Park Shin Hye dan Cho Seung Woo. Sudah sangat lama menantikan kembalinya Shin Hye ke jagat drama, sejak "Memories of the Alhambra". Kangen. Sayangnya harus kuakui, adegan aksi Park Shin Hye masih perlu bumbu. Kurang cocok.

Tapi...tapi...karena sekarang Park Shin Hye sudah menikah dan sedang mengandung, aku jadi bakal kangen dia. Soalnya entah tahun berapa dia akan comeback. Mungkin sekitar 3-4 tahun kedepan yaa. Sedih, tapi ikut bahagia untuknya.

Sementara itu, aku juga menantikan ke epikan akting Cho Seung Woo yang kugemari di drama "Stanger 1". Ternyata dia memerankan Han Tae Sul, terkhusus di awal episode dengan cara yang spektakuler. Aku terkagum dengan itu. Sayang banget karakter Tae Sul memiliki perkembangan yang tidak bagus.

Ketika penayangan, banyak loh yang mengkritik CGI drama ini. Tapi yaa setelah nonton 16 episode, kupikir karena penonton drakor sering dimanjakan CGI apik, jadi ga bisa mentolerir kesalahan. Memang kurang bagus dalam beberapa titik. Cuman, ketika mendekati episode akhir, kelihatan banget kalau sutradara berusaha keras untuk memperbaiki, sehingga mewah banget CGI di episode pertengahan.

Perkembangan cerita "Sisyphus : The Myth" adalah masalah serius. Kupikir ini terlalu rumit, makanya banyak penonton yang 'kabur'. Sayang banget itu juga kupikirkan.

Adegan romantis di tengah drama 'pekat' model begini, sangat melebar. Jadi kalau ingin menonjolkan keduanya malah jadi berantakan. Menurutku yaa.

5. Tokoh Utama Banyak Bicara, Bisa Mati
Kupikir penulis kurang apik dalam merancang tokoh Han Tae Sul. Satu-satu kelebihannya dalam drama aksi yang banyak guling-guling ini, adalah fakta bahwa dia seorang ilmuan yang sangat cerdas. Itu saja. 

Han Tae Sul dalam pertarungan? Oh! Sedikitpun tidak memilikinya. Lebih-lebih ketika Tae Sul mencoba mengulur waktu (banyak ngomong) untuk mengecoh musuh, terlalu tidak realistis. Mengingatkanku pada Uzumaki Naruto. Cuman, kalau Naruto memiliki tameng kalau musuh menyerang mendadak. Kalau Tae Sul, aku sebagai villain pasti akan segera membunuh dia. Soalnya penjahat drama ini psiko yang gabut aja.

6. Terlalu Rumit, Makanya Banyak yang Kurang Suka
Seiring menonton "Sisyphus" aku jadi teringat "The King : Eternal Monarch" yang sama-sama memiliki topik unik dan jarang, malah sedikit mendapatkan perhatian. Keduanya pun memiliki pemeran yang terkenal. Lalu kenapa?

Jawabannya, menurutku adalah satu. Keduanya sama-sama terlalu rumit!

Kerumitan "Sysiphus" terletak pada penggabungan karakter dari masa depan dan masa kini. Sehingga ada teori-teori rumit tentang pertemuan kedua masa. Penulis menetapkan aturan.

Juga, semakin rumit ketika masa lalu dan kini menciptakan twist dari beberapa tokoh. Sebenarnya terasa kalau bukan plot yang menjadi kejutan, malah tokohnya yang ada hubungan dengan ini atau itu.

Akhir drama ini pun membuatku frustasi karena super lebar. Semua kejadian seolah mimpi, seolah nyata. Tipikal drama fantasi lainnya. Cuman "Sisyphus : The Myth" membuatku sebel. Ahaha.

7. Pembasan Menarik : Ilmiah Mesin Waktu
Penggambaran mesin waktu di trailer bener-bener membiusku pada drama Park Shin Hye ini. Terlihat nyata dan menyegarkan untuk penggemar drakor unik seperti diriku. 

Riset penulis tentang pembuatan dan ilmiah yang berhubungan mesin waktu sangat detail. Itu menarik bagiku. Aturan khusus dalam dari mesin waktu versi Sisyphus, menarik untuk kuamati. Seperti keperluan yang harus mereka lakukan untuk naik mesin, konsep sederhana mesin waktu seperti yang tergambar dalam presentasi Han Tae Sul, dan kondisi tubuh pengendara mesin waktu. Brilian.

8. Kesimpulan 
Drama dengan ide menarik seputar mesin waktu, namun memiliki alur terlalu rumit dan karkter lemah sehingga membuatku bosan.

Aku tidak bisa menyembunyikan perasaan kecewa dengan drama Cho Seung Woo ini. Pertama karena kerumitan cerita, kedua tokoh lemah Han Tae Sul. Drama rumit tidak selalu membuat penonton senang, malah pada satu titik menjadi bumerang yang menurunkan minat penonton. Lalu, untuk Han Tae Sul, terlalu kurang dalam pengembangan, karena jujur saja, aku merasa kalau dia bahkan bisa mati sebelum cerita tamat.

Bagian romansa dari drama ini cukup banyak mengambil porsi, sesungguhnya aku suka kalau ada bumbu romansa dalam drama 'pekat'. Akan tetapi 'kepekatan' Sisyphus dengan kebanyakan porsi romansa, malah membuat drama berantakan.

Hal yang paling kusuka dari drama ini adalah keberanian sinemator untuk menggali lebih jauh cerita fiksi ilmiah. Brilian risetnya.

Baiklah...meskipun banyak elemen yang tidak kusuka dari "Sisyphus : The Myth". Kupikir...

Bisa Kamu Coba!

9. Kelebihan 
  • Ide unik tentang mesin waktu. Drama fiksi ilmiah yang niat banget dalam penggarapan.
10. Kekurangan
  • Cerita sangat rumit yang minim penjelasan menyebabkan penonton bosan.
  • Adegan aksi kurang pada satu titik. Maklum aku sangat sensitif dengan adegan aksi.
  • Pembangunan karakter yang kurang kuat, terutama pada tokoh Han Tae Sul. Cara dia berhadapan dengan musuh terlalu tidak realistis, bahkan dia akan mudah terbunuh.
11. Catatan Tambahan
  • Bisa Kamu Coba.
12. Rating : 2/5

Cerita  : 2.5

Sinematografi : 4

Akting : 3.5

Musik : 3

Tonton Ulang : 2

Posting Komentar