Review Sinopsis Nonton Drama Korea - One Ordinary Day
Drama yang dibintangi aktor termahal se-Korsel, siapa yang ngga pengen nonton?
Tapi bukan karena itu sih saya nontonnya. Soalnya saya belum nonton “It’s Okay Not to Be Okay”.
Saya pribadi paling suka Kim Soo Hyun di “Dream High” dan “The Producer”.
Rekomended? Cek Kesimpulan.
Daftar Isi
- 1. Profil Drama Korea One Ordinary Day
- 2. Cast Drama Korea One Ordinary Day
- 3. Sinopsis Drama Korea One Ordinary Day
- 4. Review Nonton Drama Korea One Ordinary Day
- 5. Murni Drama KRIMINAL - MISTERI
- 6. Bikin Insecure Sama Manusia, Terkhusus Penegak Hukum
- 7. 'TERIMA KASIH' Penegak Hukum Karena Telah Mengubah Hyun Soo
- 8. Bravo Kim So Hyun : Potret Depresi Hyun Soo Selama di Penjara
- 9. PESAN MORAL : Ketulusan Akan Menang
- 10. Kesimpulan
- 11. Kesukaanku
- 12. Kekurangan
- 13. Catatan Tambahan
- 14. Rating
- 15. Trailer Drama Korea One Ordinary Day
1. Profil Drama Korea One Ordinary Day
Judul : One Ordinary Day
Hangul : 어느 날 (Eoneu Nal)
Genre : Kriminal, Thriller, Hukum, Misteri
Rating Konten : 17 Tahun Keatas
Durasi : 60 Menit
Total Episode : 8
Saluran : Viu
Tanggal Tayang : 27 November 2021
Tayang Setiap : Sabtu, Minggu
Penulis : Kwon Soon Kyu
Sutradara : Lee Myun Woo
Adapatasi : Serial TV Britania “Criminal Justice” oleh Peter Moffat
2. Cast Drama Korea One Ordinary Day
Kim Soo Hyun sebagai Kim Hyun Soo. Mahasiswa biasa. Jujur meskipun dia tidak dituntut atas kasus pembunuhan. Ada banyak hal yang membuatnya bisa dipenjarakan. Seperti menggunakan narkotika, mencuri taksi, dan melanggar lalu lintas.
Cha Seung Won sebagai Pengacara Shin Joong Han. Seorang pengacara kelas bawah yang sudah malang-melintang menangani klien. Dia sangat jujur dengan keinginannya. Meskipun bermulut kasar, tapi dia bekerja dengan serius terhadap kasus yang dia kerjakan. Dia sangat ahli di lapangan. Bahkan mengenal setiap kepribadian jaksa, polisi dan hakim. Satu hal yang saya tidak pahami adalah maksud memberikan jenis penyakit kulit pada tokoh Shin Joong Han.
Lee Seol sebagai Seo Soo Jin. Pengacara baru yang masih magang. Pengetahuan hukumnya sangat luas, cara pembelaannya lumayan baik, tapi untuk berpihak pada klien masih meragukan. Dia terkadang terlihat sangat plin-plan di lapangan. Yaah, karena masih pertama kali bertanggungjawab secara penuh dalam sebuah kasus. Akhirnya belajar banyak hal dari kasus Hyun-soo.
Yang Kyung Won sebagai Park Dong Shik. Tahanan. Orang yang sulit ditebak. Tapi yang jelas dia psikopat yang sesungguhnya.
Kim Shin Rok sebagai Jaksa penuntut kasus Hyun Soo bernama Ahn Tae Hee. Salah satu pejabat hukum yang mengerikan. Shin Rok memerankan Jaksa Ahn dengan cara yang mengesankan. Bahkan senyum menghinanya masih lekat dalam pikiran saya.
Kim Hong Pa sebagai Kepala Tim Kepolisian, Park Sae Bom. Penanggungjawab kasus Hyun-soo. Ngotot banget memenjarakan Hyun-soo tanpa penyelidikan serius.
Kim Sung Gyu sebagai Do Ji Tae. Karakter yang sangat kharismatik. Meskipun sebagai tahanan yang berpower, suka narkoba dan kekerasan. Tapi entah kenapa karakter ini terbangun dengan penuh kharisma. Seolah dia menunjukkan sisi untuk diikuti oleh orang lain. Pengen nonton drama Kim SUng Gyu yang lainnya.
Soo Jae Hee sebagai Park Mi Kyung. Pengacara kondang yang tiba-tiba ingin menangani kasus Hyun-soo. Soo Jae Hee mengingatkan saya pada Yeom Jung Ah "Sky Castle". Tapi dia memang melakonkan karakter Park Mi Kyung dengan sangat baik. Meskipun sikap aslinya menyebalkan, Saya terpukau dengan pembawaannya sebagai pengacara pro di persidangan Hyun-soo.
Kim Young Ah sebagai Hong Jeong-ah. Pegawai di Badan Forensik Nasional. Seorang wanita karir yang tegas, profesional dan cerdas.
3. Sinopsis Drama Korea One Ordinary Day
Malam itu Hyun Soo (Kim Soo Hyun) ada janji dengan rekan sekampus untuk bergabung dalam pesta. Sayang sekali “malam itu” juga menjadi alasan dia menjadi tersangka utama kasus pembunuhan seorang wanita.
Shin Joong Han (Cha Seung Won) adalah satu-satunya pengacara yang mau membantu Hyun Soo. Dia tidak sengaja melihat Hyun Soo dan tertarik untuk menggali lebih jauh terhadap kasusnya. Padahal telah ada banyak bukti yang memberatkan kasus Hyun Soo. Tepatnya ada lebih dari 100 bukti memberatkannya.
Selama pembuktian kebenaran, Hyun-soo harus masuk penjara dan merasakan realitas kehidupan tahanan. Tekanan di dalam tahanan begitu realistis dan mengerikan.
Sama halnya di hutan rimba. Bagai makan atau dimakan. Hyun-soo harus menemukan cara untuk bertahan disana.
4. Review Nonton Drama Korea One Ordinary Day
Ceritanya padat sehingga sangat fokus dalam beberapa karakter saja. Termasuk kesedihan diberikan seperlunya. Tidak terlalu dramatis.
Akting Kim Soo Hyun seperti biasa. Sangat bagus. Apalagi adegan menangisnya. Saat dia bilang “Bukan saya” sembari menolak untuk ditangkap, paling lekat dalam ingatan.
5. Murni Drama KRIMINAL - MISTERI
Kalau kamu pengen dihibur dengan ketegangan penuh rasa penasaran terhadap pembunuh sebenarnya, drama ini bukanlah pilihan. Karena seperti "Stranger", drama ini lebih ke melihat proses penyelesaian kasus Hyun-soo (tersangka utama).
Poin kerealistisan kondisi penjara juga menjadi bagian penting dari cerita.
Drama ini sejak awal memberikan kesan percaya pada tokoh utama, Hyun-soo. Meskipun pada satu titik kamu akan mulai ragu pada Hyun-soo. Apakah plot twist? Coba rasakan sensasinya dengan menonton sendiri. Hehee.
6. Bikin Insecure Sama Manusia, Terkhusus Penegak Hukum
Manusia adalah makhluk paling abstrak dari segala makhluk. Hati mereka yang dalamnya tak tergapai membuat saya ketakutan untuk beberapa waktu belakangan. Sehingga sulit untuk percaya dan menggantungkan hati.
“One Ordinary Day” seolah membenarkan bahwa manusia memang demikian. Tidak mudah dikenali hatinya.
Seseorang yang polos bukan alasan utama dia baik. Begitu pula mereka yang terlihat seram, belum tentu hatinya buruk.
Kalo mengamati tentang penegak hukum. Saya beberapa kali mengamati cara penegakan hukum di Indonesia.
Kenyataannya praktek semacam “One Ordinary Day” mungkin terjadi. Apalagi jika kasusnya berkaitan erat dengan politik. Sebut saja pemilu yang membuat saya sangat malu sebagai pemeluk islam.
Lalu kasus pencurian yang dilakukan oleh warga biasa, hingga mereka dihukum kurungan hanya karena mereka mencuri beberapa buah. Bahkan dalam beberapa kasus, mereka hanya memungut buah yang jatuh.
Tapi dalam “One Ordinary Day” lebih buruk lagi. Karena penegak hukum sengaja melakukan ini-itu untuk memenangkan kasus masing-masing.
7. 'TERIMA KASIH' Penegak Hukum Karena Telah Mengubah Hyun Soo
Saya sangat 'berterima kasih' kepada penegak hukum yang rela mengotori tangannya untuk orang-orang seperti Hyun-soo. 'Bagus' sekali mereka mau membuang hati nurani dan menjadi villain terbaik di dunia nyata.
Ini menjadi keapesan Hyun-soo bisa terjerat kasus sekompleks itu.
Bagian paling menyesakkan adalah cara dunia mengubah Hyun-soo menjadi lebih 'buruk' kalau dari segi moral. Kamu akan paham kalau menonton. Salah satunya memakai narkoba. Padahal awalnya dia karakter yang polos dengan hati murni yang tidak tega terhadap penderitaan orang lain.
Praktek JUAL BELI HUKUM di drama ini paling bikin naik pitam. Gila!!
8. Bravo Kim So Hyun : Potret Depresi Hyun Soo Selama di Penjara
Poin tekanan psikologi Hyun-soo menjadi bagian paling merinding sepanjang menonton dramanya. Saya sangat merasakan tekanan yang dialami oleh Hyun-soo.
Untuk seorang pria polos yang berakhir dipenjara terhadap tuntutan yang masih belum pasti kebenarannya, jelas tekanan hebat akan dia hadapi. Apalagi dia terjerat kasus berlapis dengan paling berat adalah pembunuhan dan pemerkosaan.
Kasus semacam itu bukan hanya bikin publik marah, tapi orang-orang dalam tahahan juga.
Saya pernah menonton berita tentang mereka yang melakukan pemerkosaan berakhir babak belur di penjara. Mereka dianggap sampah.
Dan benar saja, hal itu digambarkan dalam "One Ordinary Day".
Kim Soo Hyun memotretkan kondisi psikologi Hyun-soo dengan sempurna. Bagus banget.
9. PESAN MORAL
Hukum itu Tentang Bukti. Dalam setiap kasus hukum, kita tidak berhak untuk mengklaim kebenaran hanya dari pandangan subjektif. Buktilah yang akan menjadi saksi kita.
Asas Praduga Tak Bersalah. Walau ini dapat menjadi ancaman juga, karena bisa jadi hakim melepaskan orang yang bersalah. Tapi, kalau melihat sudut pandang berbeda. Hakim dapat memberikan keadilan untuk mereka yang tidak bersalah.
Kita tidak bisa memastikan kebenaran, sebelum kita sampai di titik dimana keraguan itu hilang. Begitu juga dalam menilai orang lain. Sebelum menghakimi, carilah kebenarannya.
Prinsip Hidup. Setiap orang mempunyai pegangan hidup masing-masing. Kalau dia mempunyai keyakinan pada diri sendiri, prinsip itu akan bertahan apapun jalan yang kita lewati.
Perubahan memang tidak dapat dihindari, namun berpegang pada norma menjadi pilihan yang perlu dipertimbangkan.
10. Kesimpulan
Singkat, padat, dan jelas. Itu kata yang tepat untuk mendeskripsikan "One Ordinary Day".
Permulaan episode membuat saya merasa drama ini cukup ‘simple’ dibandingkan drama misteri lainnya. Bukan berarti buruk, tetapi ceritanya sangat padat sehingga kita tidak terlalu mengikuti intens terhadap pembunuh sebenarnya. Melainkan melihat orang yang bekerja dibidang hukum.
Keinginan mengetahui penjahat sebenarnya tidak terlalu menekan saya seperti drama lain. Tetapi saya suka dan penasaran dengan cara pembuktian oleh penegak hukum. Seperti “Stanger 1”. Dan mereka menjadi pelaku humum yang paling menyebalkan.
Kemudian saya senang karena hanya digiring ke masalah yang dihadapi oleh Hyun-soo dan Pengacara Shin. Sehingga pembahasannya tidak kemana-mana.
Alur cerita mengalir dengan mulus, sehingga saya tidak terlalu berpikir keras untuk menebak pembunuh sebenarnya. Karena sejujurnya drama ini fokus ke cara penegak hukum memecahkan masalah. Sehingga persidangan dan pencarian bukti menjadi jalan utama dari cerita. Namun kamu akan tetap terbagongkan dengan pembunuh sebenarnya.
Pemeran tambahan memang menambah warna dalam cerita, tapi entah kenapa saya suka disini. Karena porsinya diberikan pas untuk mendukung dan bukan pencuri perhatian. Perhatian sepenuhnya ada pada tokoh utama. Semua pemeran mempunyai kemampuan lakon yang sangat baik.
Berharap musim kedua.
SANGAT MEREKOMENDASIKAN.
11. Kesukaanku :
- Drama Hukum yang singkat, padat, jelas. Mantap.
- Akting Kim So Hyun, sempurna.
- Ketegangan yang bener-bener fokus ke penuntasan kasus. Saya paling suka dengan ketegangan psikologis yang membuat sesak.
12. Kekurangan
- Hanya berkaitan dengan perasaan saya, yaitu tidak puas terhadap perubahan pandangan Hyun-soo. Karena saya penasaran dengan langkah hidup Hyun-soo selanjutnya.
13. Catatan Tambahan
- Penegakan hukum.
- Jaksa menjual-beli hukum.
- Tokoh mahasiswa.
- Pengacara kelas bawah.
- Kasus pembunuhan.
14. Rating : 9.2/10
Cerita : 10
Sinematografi : 9
Akting : 9
Musik : 9
Nilai Pribadi : 10
Pengembangan Tokoh : 9
Romansa : -
Ekspektasi : Melebihi
Tonton Ulang : 9
Gambar : ©Viu



Posting Komentar