11 Fakta Drakor Parasyte: The Grey, Manusia Menjadi Monster Pembunuh

Semua ulah parasit!
Drakor Parasyte: The Grey yang tayang 5 April 2024, adalah karya terbaru sutradara Train to Busan dan Hellbound. Bergenre fiksi ilmiah dan horor, singkatnya mengangkat cerita parasit misterius yang jatuh dari angkasa dan menginfeksi manusia.

Penggemar Indonesia bisa menonton drakor Parasyte: The Grey berjumlah enam episode di OTT Netflix.

Pemeran utamanya antara lain Jeon So Nee, Koo Kyo Hwan, dan Lee Jung Hyun. Karakter mereka memiliki kepentingan masing-masing akibat ancaman parasit yang membahayakan.

Sebelum menonton, berikut fakta, sinopsis dan pemeran drakor Parasyte: The Grey.
Drakor Parasyte: The Grey mengisahkan parasit misterius yang jatuh dari angkasa dan menginfeksi manusia. Parasit itu akan mengambil alih otak mereka kemudian mengendalikan tubuhnya. 

Fisik inang parasit itu nantinya bisa berubah menjadi monster mengerikan yang mematikan. Lebih mengerikannya, parasit bersama inang barunya berkumpul dan membentuk kekuatan untuk membunuh manusia. Atau itu memanglah tujuan utama mereka?

Dalam keadaan yang membahayakan itu, muncul berbagai orang dengan kepentingan masing-masing.

Ada Jeong Su In (Jeon So Nee) yang gagal terinfeksi parasit dan mulai hidup bersamanya. Kemudian Seol Kang Woo (Koo Kyu Hwan) yang terlibat dengan Su In saat mencari saudaranya yang menghilang. Sementara itu Tim Grey yang bertugas membasmi parasit dipimpin oleh Choi Jun Kyung (Lee Jung Hyun). 

2. Adaptasi Manga Karya Mangaka Jepang: Hitoshi Iwaaki

Sampul Manga Parasyte Karya Hitoshi Iwaaki. Sumber: Amazon
Parasyte: The Grey merupakan drama korea yang diadaptasi dari manga berjudul sama karya Hitoshi Iwaaki. Manga 64 episode ini terbit dalam 10 volume sejak 1 Agustus 1989 - 24 Desember 1994 di majalah Monthly Afternoon. 

Versi manganya mengikuti kisah Shinichi Izumi, seorang siswa SMA yang otaknya gagal terinfeksi parasit misterius. Namun alih-alih bebas dari infeksi, parasit itu justru mengambil alih lengannya.

Sangat populer, manga Parasyte terjual hingga 25 juta kopi dan mantap masuk jajaran seri manga terlaris sepanjang masa. Pada tahun 1993, manga ini meraih Piala Kategori Umum dari Penghargaan Manga Kodansha ke-17. Tiga tahun kemudian Parasyte memenangkan Piala Manga Terbaik dari Penghargaan Seiun ke-27.

3. Karya Terbaru Sutradara Train to Busan dan Hellbound

Poster Karya Sutradara Yeon Sang Ho: Psychokinesis dan Hellbound. Sumber: IMDb
Drakor Parasyte: The Grey disutradarai sekaligus ditulis oleh Yeon Sang Ho. Sejak debut, Yeon Sang Ho juga menulis naskah karya-karyanya disamping menyutradarai. Bahkan kebanyakan karyanya adalah hasil penulisan sekaligus penyutradarannya. Beberapa diantaranya adalah Train to Busan (2016), Seoul Station (2016), Psychokinesis (2018), Peninsula (2020), Hellbound (2021) dan Jung_E (2023).

Sebelum era Train to Busan, Yeon Sang Ho lebih dulu populer sebagai pengarah film animasi. Filmnya berjudul The King of Pigs (2011) dan The Fake (2013) menghadiahkan Pernghargaan Sutradara Terbaik untuknya. 

Jauh sebelum itu, tahun 1997-2000 Yeon Sang Ho justru aktif mengerjakan film stop motion. Namun, karena merasakan keterbatasan ekspresi dengan cara itu, ia beralih ke animasi 2D. Kemudian karyanya The Hell - Two Kind Of Life (2006) memenangkan Asian Ghost Award di Short Shorts Film Festival Asia dan Public Award untuk Best Film School (Short Film Battle Royal) di Lyon Asian Film Festival 2007.

Sejak tahun 2004, ia memimpin studio miliknya - Studio Dadashow yang memproduksi beragam film animasi berkualitas di Korea Selatan. 

4. Oleh Penulis Psychopath Diary dan Money Heist: Korea 

Poster Karya Penulis Ryu Yong Jae: Money Heist: Korea dan Liar Game. Sumber: IMDb
Selain sutradara Yeon Sang Ho, drakor Parasyte: The Grey juga ditulis oleh Ryu Yong Jae. Sebenarnya ini bukan kolaborasi pertamanya dengan Yeon Sang Ho, melainkan film Peninsula (2020) dan drakor Monstrous (2022). Sepanjang karirnya, Ryu Yong Jae lebih banyak berkolaborasi daripada menulis naskah sendiri. 

Beberapa drakor kolaborasi Ryu Yong Jae adalah The Scholar Who Walks In The Night (2015), Psychopath Diary (2019), My Holo Love (2020), dan Money Heist: Korea - Joint Economic Area (2022). Sementara drakor orisinalnya antara lain Liar Game (2014) dan Pied Piper (2016).

5. Adaptasi Versi Jepang, Anime dan Film

Poster Parasyte Versi Anime dan Film Jepang. Sumber: Rotten Tomatoes - Amazon
Sebelum drakor Parasyte: The Grey, karya asli Hitoshi Iwaaki ini lebih dulu diadaptasi menjadi film dan anime. Versi animenya yang mengudara mulai 9 Oktober 2014 sampai 26 Maret 2015 sangatlah populer. Menurut situs myanimelist, versi anime sudah diikuti hingga 1.8 juta member dengan rating 8.33 dari 1.15 juta member.  

Dibintangi Shota Sometani, versi movie Parasyte tidak kalah populer. Terbagi menjadi Parasyte: Part 1 dan Part 2, movienya tembus pendapatan 2 miliar yen. 

6. Jeon So Nee, Mutan Parasit Misterius

Jeon So Nee sebagai Jeong Su In. ©Netflix
Bukan karakter dengan dua nama di drakor Our Blooming Youth, Jeon So Nee kembali dengan memerankan dua kepribadian. Semua bermula ketika Jeong Su In terinfeksi parasit misterius yang jatuh ke bumi.

Malam itu Su In mengalami kecelakaan mobil sepulang kerja dari supermarket. Pelakunya ternyata pelanggan Su In yang menaruh dendam kepadanya. Bukan hanya menabrak, dia juga beberapa kali menusuk pegawai itu.

Saat penuh luka, ada larva parasit yang jatuh di dekat Su In dan masuk ke telinganya. Namun akibat banyaknya luka Su In, parasit itu kehilangan waktu emas untuk mengontrol dan gagal merebut otaknya. Akibatnya hanya setengah wajahnya yang terinfeksi. Infeksi itu membuat Su In mengalami perubahan indera hingga bertransformasi menjadi monster.

Selain drakor Parasyte: The Grey, Jeon So Nee juga populer dengan Encounter (2018) dan When My Love Blooms (2020). Tahun lalu ia membintangi film 2.5 juta dolar, Soulmate bersama Kim Da Mi.

7. Koo Kyo Hwan, Melacak Parasit untuk Temukan Saudaranya

Koo Kyo Hwan sebagai Seol Kang Woo. ©Netflix
Koo Kyo Hwan yang memukau melalui drakor Netflix D.P. (2021, 2023), memerankan Seol Kang Woo. Pria ini terlibat dengan Su In (Jeon So Nee) saat dalam pencarian melacak parasit untuk menemukan saudara perempuannya. 

Potongan gambar menunjukkan Kang Woo memancarkan aura unik dengan tatapan tajam dan ekspresi wajah penuh ketegangan. Kang Woo menyebut parasit-parasit itu dengan nama Heidi.

Aktor 41 tahun, Koo Kyo Hwan memulai karir sebagai aktor teater pada tahun 2006. Film pertamanya adalah "Children", sebuah film pendek tahun 2008. Namanya meledak setelah memerankan transgender dari film Jane (2016). 

Selain Jane, Koo Kyo Hwan sangat aktif mengerjakan film-film indie sebagai produser, sutradara, penulis bahkan pemerannya. Bersama kekasihnya sutradara Lee Ok Seop, ia menciptakan Love Villain (2022), Maggie (2019), Girls on Top (2017) hingga Fly to the Sky (2015).

8. Lee Jung Hyun, Pimpinan Tim Pembasmi Parasit

Lee Jung Hyun sebagai Choi Jun Kyung. ©Netflix
Aktris yang juga dikenal dengan panggilan Ava ini berperan sebagai Choi Jun Kyung. Dia merupakan pimpinan "Team Grey", sebuah unit khusus untuk membasmi parasit. Dia dikenal sebagai profiler ahli dan profesor akademi kepolisian serta seseorang yang terlibat aktif dalam operasi lapangan.

Sedihnya, Choi Jun Kyung kehilangan suaminya karena monster parasit. Sehingga dengan keahliannya, ia mengisyaratkan tekad kuatnya untuk membasmi seluruh parasit.

Lee Jung Hyung sudah aktif berakting sejak tahun 1996 dan langsung memenangkan banyak penghargaan. Film pertamanya A Petal menghadiahkan Piala Aktris Pendatang Baru Terbaik dari Penghargaan Grand Bell ke-34, Blue Dragon Film ke-17, dan Korean Association of Film Critics ke-16. Dia merupakan pemeran film populer The Admiral: Roaring Currents (2014), The Battleship Island (2017), Peninsula (2020), dan Decision to Leave (2022).

Selain sebagai aktris, Lee Jung Hyun juga populer sebagai seorang penyanyi. Ia paling tenar dengan genre musik techno, yaitu bagian musik EDM. Saking populernya, ia dijuluki Ratu Techno karena mempopulerkan genre musik tersebut di Korea Selatan. 

Bukan penyanyi ala kadarnya, Lee Jung Hyun pernah memenangkan beragam penghargaan musik. Dia memenangkan dua Penghargaan Utama dari KMTV Music Awards untuk karyanya You, Peace, Going Crazy dan Half.

9. Kwon Hae Hyo, Polisi Tapi Lindungi Mutan dari Parasit Misterius

Kwon Hae Hyo sebagai Cheol Min. ©Netflix
Bukan mantan kepala divisi kriminal di drakor Flex X Cop, Kwon Hae Hyo memerankan detektif bernama Cheol Min. Dia adalah detektif senior dari Kantor Polisi Namil. Cheol Min menjadi sumber kekuatan besar bagi Su In (Jeon So Nee) karena berusaha melindunginya sampai akhir.

Aktor 58 tahun ini mengawali karir sebagai aktor teater pada tahun 1990. Kwon Hae Hyo kemudian debut dalam film Myong-ja Akiko Sonia pada tahun 1992. 

Bagi penggemar baru, Kwon Hae Hyo paling terkenal dari peran-perannya di drama korea. Tahun ini ia aktif membintangi drakor Flex X Cop, Wedding Impossible, Jeong Nyeon dan Black Out. 

10. Kim In Won, Detektif Junior di Kantor Polisi Namil

Kim In Won sebagai Won Seok. ©Netflix
Won Seok adalah nama peran Kim In Won. Detektif ini merupakan junior Cheol Min (Kwon Hae Hyo) di Kantor Polisi Namil.

Kim In Won sangat populer karena memerankan berbagai peran pendukung yang memorable. Pria lulusan Universitas Dongguk Jurusan Teater dan Film ini, debut sejak tahun 1999. Karya pertamanya adalah film Rainbow Trout.

Tahun lalu, Kim In Won sibuk berperan dalam drakor Cold Blooded Intern, Heartbeat dan Kokdu: Season of Deity. Selain Parasyte: The Grey, tahun ini ia disibukkan dengan The Judge from Hell yang juga Park Shin Hye dan Kim Jae Young bintangi.

11. Perbedaan Versi Drama Korea dan Manga

Poster Drama Korea Parasyte: The Grey dan Sampul 4 Manga Parasyte. Sumber: Hancinema - Amazon
Versi drama korea dan aslinya memiliki banyak perbedaan. Beberapa diantaranya:

  • Tokoh utama. Pada karya aslinya, tokoh utama yang gagal terinfeksi parasit adalah  Shinichi Izumi, seorang siswa SMA. Sementara di drakor adalah wanita yang bekerja dan dianggap dewasa.
  • Letak infeksi pada tokoh utama. Versi dramanya menunjukkan kalau parasit berhasil menginfeksi pada wajah bagian kanan, sedangkan manganya pada bagian tangan kanan tokoh utama.
  • Kondisi parasit tidak berhasil menginfeksi otak tokoh utama. Dalam manganya, Shinichi Izumi dalam kondisi sadar untuk menghentikan penyebaran infeksi sehingga hasilnya hanya lengan kanannya saja yang dikendalikan parasit. Sementara dramanya menjelaskan kalau infeksi terhenti di bagian wajah kanan saja. Hal itu disebabkan parasit kehilangan waktu emas untuk mengambil kontrol karena inangnya terluka parah.
  • Ada indikasi kalau parasit di drama korea memiliki tingkat intelektual dan sosialitas lebih tinggi dari manganya. Dibuktikan di teasernya, kalau para parasit sudah membentuk komunitas mereka dan ada parasit yang berpidato dihadapan parasit lainnya.

12. Trailer Drama Korea Parasyte: The Grey


Kehadiran parasit misterius yang jatuh dari angkasa mengancam keamanan manusia di drakor Parasyte: The Grey. Mereka bahkan berkumpul untuk menyerang hingga membunuh manusia. 

Ketegangan dan kengerian makhluk parasit yang mengancam itu bisa kamu tonton di Netflix mulai 5 April 2024. 

13. Komentar Pribadi

Pengennya nonton animenya dulu. Dari dulu maju mundur soalnya kurang suka sama cerita ekstrim dengan tokoh monster begini.

Tapi versi drama korea episodenya pendek, enam episode...cukup menggiurkan. Ahaha. #Padahal gatau mau taruh slot waktu mana lagi. Wkwkw. Soalnya entah kenapa sekarang 16 episode itu banyak banget. Ya gimana yaa, kadang se-episode bisa 80 menit. (Baca: Nangis di hati)

Saya tertarik dengan Parasyte: The Grey, alasannya juga sama dengan anime. Seger aja idenya. Terutama kalau mengamati jagat drakor ya, sepertinya masih jarang kisah monster begini, baru Sweet Home dan itu saya belum nonton. Kalau zombie mah udah banyak di drakor.

Kalo sejenis manusia terinfeksi, terakhir nonton Hopeless sama All of Us Are Dead. Kayaknya seru sih drama baru ini kalau diliat-liat dari trailernya.

CGI parasitnya juga keliatan realistik. Mantep!

Intinya, ada minat menonton.

14. Daftar Pustaka

Asih, Ratnaning. 28 Maret 2024. Parasyte: The Grey Siap Tayang 5 April 2024, Hitoshi Iwaaki Sang Komikus Asli Sebut Drakor Ini Cucunya - ShowBiz Liputan6.com'. Diakses 2 April 2024.

Ezeji, E. 19 Maret 2024. Jeon So Nee, Goo Kyo Hwan, Lee Jung Hyun, and More Are Entangled With Mysterious Parasites In “Parasyte: The Grey” (soompi.com). Diakses 2 April 2024.

Myanimelist. Profil Anime Parasyte. Diakses 2 April 2024.

Namuwiki. Profil Drama Korea, Pemeran dan Sutradara Parasyte: The Grey. Diakses 2 April 2024.

Wikipedia. Profil Drama Korea, Pemeran dan Sutradara Parasyte: The Grey. Diakses 2 April 2024.

Wikipedia. Profil Manga Parasyte. Diakses 2 April 2024.

Posting Komentar