Sejarah Korea itu...
Emang panjang bener ye gengs,
Sepanjang cintaku padamu. Eaaa
Jadi, Semenanjung Korea yang menjadi cikal bakal negara Korea, merupakan tanah bersejarah panjang gengs. Bahkan kerajaan pertamanya berdiri tahun 2333 SM loh, yaitu Kerajaan Gojoseon. Yaah... meskipun tahun berdirinya cenderung dianggap mitologi sih. Tapi Gojoseon memang beneran ada, dan memerintah sampai tahun 108 SM.
Terus dimana posisi Kerajaan Goguryeo?
So, singkatnya Goguryeo dikelompok oleh sejarawan dalam Periode Tiga Kerajaan. Ngerinya, periode ini berisi persaingan pengaruh antara Kerajaan Goguryeo, Silla dan Baekje. Dan itu mencakup berbagai peperangan perluasan wilayah. Menyala gak tuh.
Permaisuri Woo, seperti penjelasan saya di Fakta Menarik Drakor Queen Woo, merupakan permaisuri yang hidup di era tiga raja. Yaitu masa Raja Gogukcheon (180 - 197 M), Raja Sansang (197 - 227 M), dan Raja Dongcheon (227 - 234 M).
Sehingga, Woo pernah memerintah Goguryeo selama lebih dari 50 tahun. Puuh sepuuh pol!
Makanya gengs, tidak heran kan jika selama Woo menjabat, kerajaan lainnya juga mengalami pergantian pemimpin seperti Kerajaan Goguryeo.
Daripada penasaran,
Ini nih 10 Raja Korea yang hidup sezaman dengan Queen Woo diluar Kerajaan Goguryeo. Meluncuuur.
1. Raja Chogo (초고왕) dari Kerajaan Baekje
Menariknya, Raja Chogo tidak sepenuhnya hidup sezaman dengan Queen Woo lho. Sebab, Raja Kelima Kerajaan Baekje itu telah memerintah sejak tahun 166 M gengs. Bahkan dilantik lebih awal dari suami pertama Queen Woo, yaitu Raja Gogukcheon (180 - 197 M).
Lebih menarik lagi,
Raja Chogo hidup di era pernikahan kedua Queen Woo loh, karena dia memerintah hingga tahun 214 M.
Perluasan wilayah ke Silla,
Pada masa pemerintahannya, Raja Chogo tercatat beberapa kali berusaha menginvasi wilayah Silla. Bahkan dimulai setahun sejak dilantik, yaitu tahun 167 M.
2. Raja Gusu (구수왕) dari Kerajaan Baekje
Setelah Raja Chogo wafat di tahun ke-49 pemerintahannya, putra tertuanya Buyeo Gusu menduduki tahta Raja Keenam Kerajaan Baekje. Menariknya nih, Raja Gusu hidup sezaman dengan Queen Woo, yaitu memerintah dari tahun 214 M hingga kematian Queen Woo di tahun 234 M.
Sepanjang pemerintahannya,
Raja Gusu berupaya mempertahankan wilayahnya dari serangan Silla dan Persatuan Suku Mohe. Sayangnya, sumber sejarah mencatat banyaknya kekalahan Baekje selama melawan Silla dan Mohe.
3. Raja Adalla (아달라 이사금) dari Kerajaan Silla
Raja Adalla atau tercatat dengan gelar Adalla Isageum, seperti Raja Chogo, tidak sepenuhnya hidup sezaman dengan Queen Woo gengs. Raja Kedelapan Kerajaan Silla itu, bahkan menjabat lebih awal dari Raja Chogo, yaitu dari tahun 154 M sampai 184 M.
Menariknya, Raja Adalla tercatat pernah berseteru dengan Ayah Raja Chogo, yaitu Raja Gaeru sekitar tahun 145 M. Perseteruan itu diakibatkan tindakan Raja Gaeru yang melindungi pengkhianat dari Silla. Maka terjadilah peperangan yang akhirnya dimenangkan Baekje.
Sementara itu, Raja Chogo bersitegang dengan Raja Adalla karena serangannya ke Silla pada tahun 167 M. Saat itu Raja Adalla sangat marah hingga mengirimkan 20.000 tentara dan 8000 pasukan berkuda.
Sepanjang pemerintahannya,
Menariknya, Raja Adalla membina hubungan damai dengan negara seberangnya loh, yaitu Wa (Jepang). Buktinya, pada tahun 173 M, Ratu Himiko dari Yamataikoku (salah satu kerajaan di Wa), mengirimkan utusan ke Kerajaan Silla.
4. Raja Beolhyu (벌휴 이사금) dari Kerajaan Silla
Faktanya Raja Beolhyu bukanlah putra Raja Adalla, karena Raja Kedelapan Kerajaan Silla itu wafat tanpa memiliki pewaris. Namun Raja Kesembilan ini merupakan cucu Raja Keempat Kerajaan Silla.
Uniknya, Raja Beolhyu hidup sezaman loh dengan Queen Woo, tepatnya era Raja Gogukcheon (180-197 M). Yaitu menjabat dari tahun 184 M sampai tahun 196 M. Hampir persis yaa tahunnya.
Lagi-lagi Baekje,
Semasa pemerintahan Raja Beolhyu, Kerajaan Silla kembali berperang dengan Baekje sekitar tahun 188 M hingga 190 M. Bener-bener era perebutan pengaruh yee.
5. Raja Naehae (내해 이사금) dari Kerajaan Silla
Raja Naehae merupakan Penguasa Kesepuluh Kerajaan Silla. Dia adalah cucu dari Raja Kesembilan Silla, yaitu Raja Beolhyu gengs.
Sebenarnya nih, Raja Beolhyu mengangkat putra mahkota Geoljong dan memiliki putra kedua, Imae, namun mereka wafat lebih awal. Sementara itu, saat itu putra Geoljong, Jobun (nantinya Raja Jobun) masih sangat muda. Sehingga Naehae menikah dengan putri Geoljong atau kakak perempuan Jobun, dan menobatkan adik iparnya sebagai raja selanjutnya.
Raja Naehae menjabat dari tahun 196 M sampai 230 M. Sehingga Raja Kesepuluh Silla itu, hidup sezaman dengan Queen Woo. Yaitu setahun sebelum Queen Woo menikah dengan Raja Sansang (197-234 M).
Sepanjang pemerintahan Raja Naehae, Kerajaan Silla menjalin hubungan baik dengan negara tetangganya, Persatuan Gaya. Namun lagi-lagi, mereka terlibat bentrokan dengan kerajaan pesaingnya, yaitu Baekje.
6. Raja Jobun (조분 이사금) dari Kerajaan Silla
Bersambung ye gengs dari Raja Naehae,
Raja Jobun, seperti penjelasan saya sebelumnya, adalah adik ipar Raja Nahae. Walau faktanya, seharunya Raja Jobun lah yang menjadi raja setelah Beolhyu, bukan Naehae.
Tapi,
Uniknya gengs, ternyata Raja Naehae juga memiliki putra loh. Namun adik iparnya, Jobun tetap diangkat sebagai raja selanjutnya dan dinikahkan dengan putri Naehae. Pusing gak tuh.
Dan lebih menarik lagi, putra Naehae yaitu Seok Uro menikah dengan putri Raja Jobun. Bener-beneer kek diatur aja hubungan mereka tuh.
Singkatnya gini,
- Raja Naehae menikah dengan kakak perempuan Raja Jobun.
- Raja Jobun menikah dengan putri Raja Naehae.
- Putra Raja Naehae menikah dengan putri Raja Jobun.
Diceritakan Raja Jobun dari Kerajaan Silla memerintah dari tahun 230 M sampai tahun 247 M. Sehingga Raja Kesebelas Silla hidup sezaman dengan Queen Woo, yaitu empat tahun sebelum kematiannya.
Semasa pemerintahan Jobun, hubungan Kerajaan Silla dengan Goguryeo dan Wa (Jepang) memburuk. Invasi Wa terjadi pada tahun 232 M dan 233 M, namun berhasil dibendung.
Sementara itu Goguryeo menyerang perbatasan utara Silla pada tahun 245 M. Dan serangan itu tercatat sebagai penyerangan pertama Goguryeo ke Kerajaan Silla.
Teruuus, lagi-lagi Baekje masih mengusik Silla dengan melakukan penyerangan pada tahun 236 M. Sampe bosen saya nulis "Baekje menyerang Silla". Wkwk
7. Raja-Raja Persatuan Gaya (가야)
Kerajaan ini beda konsep gengs dari Tiga Kerajaan lainnya,
Singkatnya, Persatuan Gaya adalah persatuan kerajaan-kerajaan kecil di Semenanjung Korea bagian Selatan gengs. Kerajaan ini terdiri dari 6 kerajaan berdaulat, yaitu Geumgwan Gaya, Daegaya, Ara Gaya, Bihwa Gaya, Seonsang Gaya, dan Sogaya. Namun yang paling terkenal adalah Geumgwan Gaya dan Daegaya.
Persatuan Gaya berdiri pada tahun 42 M dan berakhir tahun 562 M setelah diduduki oleh Kerajaan Silla.
Kalo dihubungkan dengan sejarahnya, Raja-Raja Persatuan Gaya yang hidup sezaman dengan Queen Woo hanyalah dari Geumgwan Gaya gengs. Karena tidak ada catatan dari kelima kerajaan lainnya.
Teruuus,
Raja Geymgwan Gaya yang hidup sezaman dengan Queen Woo adalah Raja Pertama Geumgwan Gaya Suro (42-199 M) dan Raja Keduanya Geodeung (199-259 M).
8. Raja-Raja Kerajaan Tamna (탐라)
Kalo berdasarkan peta di atas,
Yaitu peta Semenanjung Korea abad ke-5 Masehi,
Kerajaan Tamna berkedudukan di Pulau Jeju.
Meskipun kerajaannya kecil, dipercaya Kerajaan Tamna telah berdiri sejak tahun 2337 M loh. Dan ada dua Raja Tamna yang hidup sezaman dengan Queen Woo. Yaitu Raja Ke-19 Seongbang (144-195 M) dan Raja Ke-20 Munseong (195-243 M).
Itulah tadi gengs, 10 Raja Korea yang hidup sezaman dengan Queen Woo diluar Kerajaan Goguryeo. Semoga menambah wawasan chinggudeul yaa. Bye byeee
Sumber Wikipedia dan Namuwiki Bahasa Inggris.

.jpg)

Posting Komentar